Akses Padangsidimpuan–Sibolga Putus Total, Pasokan BBM ke Tabagsel Terancam
PADANGSIDIMPUAN
suluhsumatera : Akses vital Jalan Nasional Padangsidimpuan–Sibolga putus total setelah badan jalan di pangkal Jembatan Desa Angoli, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), mengalami amblas tergerus air sungai, Rabu (26/11/2025).
Lokasi tersebut berada tepat di perbatasan Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Tapteng, sehingga membuat jalur utama antar wilayah itu tidak bisa dilewati seluruh jenis kendaraan.
Putusnya jalan nasional itu langsung memicu kekhawatiran besar, terutama terkait kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).
Jalur ini selama ini menjadi satu-satunya akses pengiriman pasokan BBM dari Kilang Pertamina Sibolga menuju sejumlah daerah seperti Kota Padangsidimpuan, Tapsel, Paluta, Palas, dan Madina.
Distribusi Terhenti, Stok BBM Terancam Menipis
Dengan kondisi jalan yang tak bisa dilalui, truk-tangki pengangkut BBM dipastikan tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Dampaknya, stok BBM di berbagai SPBU wilayah Tabagsel diprediksi akan mengalami penurunan drastis jika penanganan darurat tidak segera dilakukan oleh pihak terkait.
Pemerintah Diminta Bertindak Cepat
Masyarakat pun mendesak pemerintah pusat dan daerah, termasuk Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut, untuk segera mengambil langkah tanggap darurat.
Selain karena jalan tersebut merupakan urat nadi ekonomi, pasokan BBM yang terganggu juga berpotensi menimbulkan gejolak baru di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, upaya penanganan darurat masih menunggu tim teknis untuk menurunkan alat berat dan melakukan asesmen menyeluruh terhadap kondisi pondasi jembatan dan badan jalan yang amblas.
Situasi Kritis, Tabagsel Butuh Solusi Cepat
Jika akses ini tidak segera dibuka, bukan hanya distribusi BBM yang terhenti, namun juga pasokan logistik, kebutuhan pokok, hingga aktivitas ekonomi masyarakat Tabagsel dipastikan akan terganggu dalam waktu dekat.
Masyarakat kini menanti langkah cepat pemerintah untuk segera menormalkan kembali jalur vital tersebut sebelum dampaknya semakin meluas.
(baginda)


Comments