Alhamdulillah! Bupati Labusel Tuntaskan Persoalan Listrik di Kampung Sei Kuru Torgamba
TORGAMBA
suluhsumatera : Masyarakat Kampung Sei Kuru, Desa Pengarungan, Kec. Torgamba, Kab. Labuhanbatu Selatan (Labusel), akhirnya mendapat jalan keluar terkait permasalahan listrik yang selama ini dikeluhkan.
Pemkab Labusel bersama PLN dan PT. Milano sepakat mendorong percepatan pemasangan jaringan listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
Komitmen itu disampaikan dalam pertemuan tatap muka Bupati Labusel, Fery Sahputra Simatupang bersama masyarakat Kampung Sei Kuru, Manajer PLN Rayon Kotapinang Andy Yusuf Situmeang dan GM PT. Milano Jabbar, di rumah salah seorang warga Kampung Sei Kuru, Rabu (30/9/2026).
Bupati dalam pertemuan itu menyampaikan, persoalan belum teralirinya listrik di sejumlah wilayah menjadi perhatian pemerintah daerah.
Beberapa bulan lalu, ia mengaku menerima laporan terkait masih adanya kawasan yang belum mendapatkan akses listrik dan langsung memerintahkan jajaran untuk melakukan pengecekan ke lapangan.
"Ternyata masih ada beberapa wilayah di Labuhanbatu Selatan yang belum teraliri listrik, salah satunya Kampung Sei Kuru," ujar Bupati.
Dikatakan, pemerintah daerah akan terus berupaya menyelesaikan persoalan tersebut secara bertahap melalui kolaborasi bersama pihak terkait.
"Pelan-pelan masalah itu akan kita selesaikan. Insyaallah, hari ini kita sudah duduk bersama. Dari perusahaan sudah oke, dari PLN juga sudah oke,” katanya.
Bupati berharap, masuknya jaringan listrik nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kampung Sei Kuru, sekaligus mendorong peningkatan aktivitas dan perekonomian warga.
"Saya juga berharap masyarakat Sei Kuru bisa bekerja sama baik dengan pihak perusahaan,” ucapnya.
Sementara itu, Manajer PLN Rayon Kotapinang, Andy Yusuf Situmeang menargetkan, penyaluran listrik ke rumah-rumah masyarakat Kampung Sei Kuru dapat direalisasikan dalam waktu lebih kurang tiga bulan.
Ia menegaskan, PLN mendukung pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat dan tidak ingin ada masyarakat yang terabaikan dalam mendapatkan pelayanan kelistrikan.
“Tidak pernah dari kami mengabaikan, apalagi yang namanya kebutuhan masyarakat dan pelanggan kita,” ujarnya.
Andy menjelaskan, PLN sebelumnya telah melakukan survei terhadap rencana pembangunan jaringan menuju Kampung Sei Kuru.
Menurutnya, dukungan Pemkab Labusel dan PT. Milano menjadi bagian penting untuk memastikan proses pembangunan jaringan dapat berjalan lancar.
"Untuk progres ini, kami sudah survei jaringan yang akan ke mari. Dengan dukungan Pemkab dan pemerintah daerah di sini, kami harapkan kolaborasi dengan PT. Milano terus berjalan,” katanya.
Ia juga memastikan persoalan izin melintas lahan milik PT. Milano telah mendapatkan kepastian secara tertulis.
"Izin melintas lahan dari PT. Milano saat ini sudah diberikan kepada kita dalam bentuk tertulis dan itu menjadi pegangan kita. Mudah-mudahan pelaksanaan pekerjaannya tidak akan ada kendala lagi," terangnya.
Andy menambahkan, PLN tidak meminta hibah ataupun pengalihan kepemilikan lahan dalam proses pembangunan jaringan tersebut.
“Kami pastikan kembali, kami tidak ada meminta hibah atau menjadikan lahan tersebut sebagai milik PLN,” tegasnya.
Dukungan juga disampaikan GM PT. Milano Jabbar. Ia memastikan perusahaan siap mendukung program pemerintah daerah dan PLN agar rencana masuknya jaringan listrik ke Kampung Sei Kuru dapat segera terealisasi.
"Intinya, kami tidak akan memperpanjang atau membuat kendala-kendala yang bisa menghambat program ini,” timpalnya.
Dengan adanya kesepakatan antara Pemkab, PLN, dan PT. Milano tersebut, pemerintah daerah berharap pembangunan jaringan listrik menuju Kampung Sei Kuru dapat berjalan sesuai rencana sehingga masyarakat segera mendapatkan akses listrik yang selama ini dinantikan.
Turut hadir dalam pertemuan itu, Sekda M. Reza Pahlevi Nasution, Forkopimcam, Kadisnaker, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Pertanian, Kadis Dukcapil, serta Camat Kotapinang.
(*)
Comments