Gubernur Bobby Nasution Ingin Sumut Keluar dari Zona Tertinggi Peredaran Narkoba
BELAWAN
suluhsumatera : Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution mengharapkan agar peredaran Narkoba dapat benar-benar hilang dari Tanah Air, khususnya Sumut.
"Sehingga nanti Sumatra Utara bisa turun posisinya dari peringkat pertama penyalahgunaan narkoba bisa turun, minimal-minimal bisa keluar dari lima besar penyalahgunaan yang ada di Indonesia," harap Bobby dalam pemaparan pengungkapan 1,16 ton Narkoba di hadapan Kapolri, Jenderal Suyudi di Belawan, Jumat (23/10/2026).
Bobby mengaku, Sumut memiliki tantangan besar, mengingat provinsi tersebut telah lima tahun berturut-turut menempati posisi pertama dengan jumlah pengguna Narkoba tertinggi secara nasional.
"Sumatra Utara berhasil peringkat satu, tapi dalam penyalahgunaan Narkoba. Cita-cita kami, kalau bisa turut dari tingkat satu, jangan di tiga besar, jangan di lima besar, kalau bisa paling bontot," kata Bobby.
Bobby pun mengapresiasi kinerja Polri, BNN, dan Bea Cukai yang berhasil mengungkap kasus peredaran 1,16 ton Narkoba di Perairan Selat Malaka, Sumut.
Ia meyakini, kehadiran Kapolri, Jenderal Suyudi di Sumut merupakan bukti nyata ketegasan aparat kepolisian dalam memberantas sindikat narkoba.
Ia optimistis ke depannya sinergi antara Polri, khususnya Polda Sumatra Utara, bersama jajaran pemerintah daerah mampu membongkar jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya.
"Sehingga bisa menghambat dan memutus masuk Narkoba ke wilayah Sumatra Utara," kata Bobby.
(*)

Comments