--> Sungguh Tragis, Bocah Perempuan 12 Tahun Meninggal Terpaksa Jalan Kaki 321 Km Saat Lockdown | suluh sumatera

Sungguh Tragis, Bocah Perempuan 12 Tahun Meninggal Terpaksa Jalan Kaki 321 Km Saat Lockdown

Bagikan:

Lockdown nasional yang diterapkan di India demi membatasi penyebaran virus Corona seharusnya berakhir pada 14 April

Ribuan warga India memilih pulang kampung dengan berjalan kaki setelah lockdown nasional diberlakukan untuk membatasi virus Corona (AP Photo)
suluhsumatera - Sungguh tragis! Seorang bocah perempuan berusia 12 tahun di India meninggal dunia setelah nekat menempuh perjalanan pulang kampung sejauh 321 kilometer dengan berjalan kaki di tengah lockdown virus Corona (COVID-19).

Bocah ini meninggal di lokasi berjarak satu jam dari kampung halamannya.

Seperti dilansir CNN, Selasa (31/4/2020), bocah bernama Jamlo Madkam (12) ini diketahui bekerja di sebuah ladang cabai di desa Perur, Telangana.

Lockdown nasional yang diterapkan di India demi membatasi penyebaran virus Corona seharusnya berakhir pada 14 April, namun diperpanjang hingga Mei mendatang.

Madkam dan 11 orang lainnya, termasuk kakak iparnya, nekat menempuh perjalanan jauh untuk pulang kampung ke wilayah Chattisgarh.

Mereka memutuskan pulang kampung dengan berjalan kaki pada 15 April, karena mereka kehilangan pekerjaan dan tidak yakin kapan lockdown berakhir.

Selama lockdown berlangsung, tidak ada transportasi umum yang beroperasi di India.

Perjalanan pulang dari desa Perur di Telangana ke Chattisgarh itu menempuh jarak sekitar 321 kilometer.

Pejabat otoritas kesehatan di kampung halaman Madkam, Dr B R Pujari, menyatakan bahwa bocah perempuan itu meninggal dunia setelah melakukan perjalanan selama tiga hari. Dia meninggal sebelum berhasil mencapai rumahnya di Chattisgarh.

"Mereka berjalan melewati area pegunungan untuk menghindari barikade polisi, selama tiga hari penuh. Kami diberitahu bahwa Jamlo tidak makan apa-apa pada pagi itu karena perutnya sakit dan muntah-muntah. Kami menduga ada ketidakseimbangan elektrolik bersama dengan kelelahan yang memicu kematiannya," sebut Pujari.

Sebanyak 11 orang lainnya yang melakukan perjalanan bersama Madkam telah dikarantina di fasilitas pemerintah selama 14 hari.

Sampel mereka telah dikirimkan untuk pemeriksaan. Laporan postmortem Madkam menunjukkan dia tidak terinfeksi virus Corona.

Diketahui bahwa lockdown nasional diberlakukan di India sejak 25 Maret dan diperpanjang hingga 3 Mei mendatang.

Begitu lockdown diberlakukan, ribuan pekerja di India nekat melakukan perjalanan pulang kampung dengan berjalan kaki karena mereka kehilangan pekerjaan dan tidak ada sarana transportasi untuk pulang ke daerah asal mereka.

KOMENTAR