--> Diduga Terjatuh ke Sungai Rokan Saat BAB, Petani di Pujud Ini Meninggal Dunia | suluh sumatera

Diduga Terjatuh ke Sungai Rokan Saat BAB, Petani di Pujud Ini Meninggal Dunia

Bagikan:

Diduga Terjatuh ke Sungai Rokan Saat BAB, Petani di Pujud Ini Meninggal Dunia



PUJUD


suluhsumatera : Seorang petani, Septi Nando Samosir, 41 warga Surya Amir, Kepenghuluan Putat, Kec. Tanah Putih, Kab. Rokan Hilir (Rohil), Riau, ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Rokan, Kamis (24/09/2020).


Diduga pria itu terjatuh saat buang air besar di kakus apung di aliran sungai dekat rumahnya, kemudian tenggelam.


Informasi yang dihimpun dari Kapolsek Pujud, AKP. Nur Rahim, SIK berdasarkan keterangan para saksi menyebutkan, peristiwa tersebut berawal saat teman korban, Herman yang bekerja sebagai nelayan di Sungai Rokan, Kamis sekira pukul 17.00 WIB, pulang ke rumahnya yang berada di Dusun Labuhan Dagang, Kep. Babussalam Rokan.


Baim menyebut, saat itu Herman baru saja selesai memasang kaul untuk menangkap ikan dan saat tiba di rumah, Herman melihat korban sedang tidur bersama anaknya yang lumpuh di dalam rumah korban.


Sekira pukul 06.00 WIB, Herman pergi kembali ke Sungai Rokan untuk melihat pancing yang dipasang sebelumnya dan sekira pukul 10.00 WIB, Herman kembali ke rumah dan pada saat tiba di rumah, Herman mendapati korban sudah bangun. 


Baim kembali menjelaskan, Herman bersama korban kemudian duduk di teras rumah sambil meminum kopi. Sekira pukul 13.00 WIB korban permisi kepada Herman untuk buang air.


Korban pun pergi menuju WC apung yang mana WC tersebut hanya menggunakan pelampung yang diikatkan pada rumah Herman.


Tidak beberapa lama kemudian, Herman mendengar teriakan dari seberang sungai. Herman pun berdiri dan melihat warga bernama Arifin berkata dari seberang sungai, bahwa Nando terjun ke sungai.


Mengetahui hal tersebut Herman lantas mendatangi WC apung tersebut, namun tidak menemukan korban. 


Herman beserta warga lainnya melakukan pencarian terhadap korban dengan cara menggunakan joran pancing.


Sekira pukul 15.00 WIB, korban akhirnya ditemukan sekira 5 meter dari tempat diketahui tenggelam dan dalam keadaan telah meninggal dunia.


Lalu korban dibawa ke Puskesmas Pujud untuk dilakukan visum. Berdasarkan hasil visum, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 


"Sedangkan pihak keluarga korban sendiri membuat pernyataan penolakan dilakukannya autopsi," beber Baim. (yan)

KOMENTAR