--> Sirandorung Sosialisasi Prokes dan Pemahaman Kebencanaan | suluh sumatera

Sirandorung Sosialisasi Prokes dan Pemahaman Kebencanaan

Bagikan:

Sirandorung Sosialisasi Prokes dan Pemahaman Kebencanaan


LABUHANBATU


suluhsumatera : Berbagai upaya dilakukan guna menghempang sebaran Covid-19. 


Demikian halnya yang dilakukan Kepala Kel. Sirandorung, Kec. Rantau Utara, Kab. Labuhanbatu, M. Kamisdan. Setelah penobatan kelurahannya sebagai salah satu Kelurahan Tangguh Bencana (Keltana) oleh Pemprov Sumut, mereka pun semakin berbenah.


Ditemui di kantornya, Kamis (22/10/2020), dia mengatakan, mereka mendapat bantuan hibah dari pemerintah provinsi melalui BPBD Sumut berupa bibit lele, ember, dan pakan ikan 100 paket, bibit tanaman obat keluarga, masker, tempat cuci tangan, hand sanitizer, desinfektan serta pompa dua unit.


Kedepannya, Kel. Sirandorung akan terus mensosialisasikan penerapan standar protokoler kesehatan serta upaya penanaman tanaman jenis obat sebagai upaya menghempang sebaran Covid-19 yang telah menjadi bencana non alam.


"Kita fokuskan ke tempat umum dan anak-anak yang ada aktivitas pada sore hari. Tujuannya, agar Prokes semakin merakyat khususnya kepada usia dini. Kita harus mampu menghadapi bencana, salah satunya juga menanam tumbuhan obat-obatan," papar Kamisdan.


Sejak awal, pihaknya sudah melayangkan permohonan bantuan ke Pemprov Sumut terkait Keltana yang merupakan salah satu perwujudan dari tanggung jawab untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari bencana-bencana.


Dilanjutkan, Lurah Sirandorung, M. Kamisdan, keinginan kuatnya itupun sesuai dengan UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengamanatkan bahwa kebencanaan adalah salah satu sub urusan pemerintahan wajib dalam pelayanan dasar pada ketertiban umum urusan ketentraman perlindungan masyarakat.


"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat mengurangi risiko bencana dalam rangka mengurangi ancaman dan kerentanan serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana," sebutnya.


Situasi merebaknya pandemi Covid-19, jika tidak dilakukan dengan tindakan nyata dan maksimal serta dengan kepedulian masyarakat, akan sulit untuk menekan angka sebarannya. 


"Semoga, setelah Sirandorung menjadi Keltana, kita semua semakin mantap dalam penanggulangan bencana. Kami berharap dukungan dari masyarakat agar permasalahan hari dapat kita atasi," harap Kamisdan. (jr)

KOMENTAR