--> Tidak Masuk Kantor, Badko HMI Minta Pjs. Bupati Asahan Diganti | suluh sumatera

Tidak Masuk Kantor, Badko HMI Minta Pjs. Bupati Asahan Diganti

Bagikan:

  KISARAN suluhsumatera : Sepekan sejak Basarin Yunus Tanjung dilantik sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Asahan oleh Gubernur Sumut, Ed...

 


KISARAN


suluhsumatera :Sepekan sejak Basarin Yunus Tanjung dilantik sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Asahan oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, pada Jumat (25/09/2020) lalu, namun hingga sepekan ia belum ada terlihat masuk ke Kantor Bupati Asahan.


Pasalnya, Basarin Yunus Tanjung sejak menggantikan Surya yang sedang cuti kampanye selama 71 hari, karena mengikuti Pilkada Asahan 2020, hingga kini belum melakukan aktivitas sebagai mana biasanya seorang Pejabat bekerja di kantor bupati.


Pantauan wartawan, sejak Senin hingga Jumat, tidak ada melihat atau aktivitas yang dilakukan oleh yang Pjs tersebut. 


Bahkan, sejak dilantik Basarin Tanjung tidak pernah melakukan apel atau kunjungan ke sejumlah kantor, sebagaimana seorang pimpinan.


Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadis Kominfo) Asahan, H. Rahmat Hidayat Siregar ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (2/10/2020), usai Salat Jumat di Masjid Al Bakri Kisaran, mengakui bahwa Basarin yang juga pejabat di Pemprov Sumut itu sedang menjalani isolasi mandiri, sehingga belum dapat bertugas di Kab. Asahan.


“Pak Pjs. Bupati Asahan sedang menjalani isolasi. Karena dinyatakan suspect (Covid-19) setelah dilantik kemarin,” ujar Rahmat Hidayat Siregar.


Makanya kata Rahmat, agar kegiatan birokrasi di Pemkab Asahan tetap berjalan sebagaimana mestinya, lalu Basarin telah menunjuk Pj. Sekda Pemkab Asahan, Jhon Hardi Nasution sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Asahan.


Penunjukan pak Pj. Sekda sebagai Plh. Bupati Asahan itu, tambah Rahmat, tertuang dalam surat tugas nomor 100/879 yang ditandatangani langsung oleh Basarin, pada 28 September 2020.


“Pj. Sekda ditunjuk sebagai Plh. Bupati untuk melaksanakan tugas sehari-hari Pjs. Bupati Asahan untuk sementara waktu,” kata Rahmat.


Rahmat juga berharap Basarin selaku Pjs. Bupati Asahan, dapat segera dinyatakan sehat kembali, sehingga sapat memimpin Pemkab Asahan. 


“Plh. Bupati bertugas sampai pak Basarin Tanjung dinyatakan sembuh dan fit. Baru bisa bekerja memimpin Kab. Asahan,” ungkap Rahmat.


Terpisah, Ketua Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumut, Muhammad Hasby Alwi Silalahi kepada wartawan, Jumat (02/102020) melalui selulernya, meminta dan mendesak Gubernur, Edy Rahmayadi untuk mengganti Basarin Yunus Tanjung dari posisi Pjs. Bupati Asahan.


Sebab, kata Habsy yang merupakan warga Kab. Asahan itu, sejak dilantik menjadi pejabat di Kab. Asahan, Basarin dinilai tidak dapat bekerja dan dituding menimbulkan ketakutan ditengah masyarakat Kab. Asahan. 


Karena, sejak Basarin dilantik dirinya suspect (Covid-19), yang menimbulkan kekhawatiran dan kecemasan masyarakat.


“Saya minta dan mendesak Gubernur Sumut untuk segera mencopot dan menggantikan Basarin Tanjung. Karena beliau sudah suspect Covid-19, ini bisa menjadi momok ketakutan bagi masyarakat,” ujar Hasby Alwi Silalahi melalui selulernya. (dri)

KOMENTAR