--> Tim Gabungan Kembali Temukan Ladang Ganja di Tor Sihite Madina | suluh sumatera

Tim Gabungan Kembali Temukan Ladang Ganja di Tor Sihite Madina

Bagikan:

Tim Gabungan Kembali Temukan Ladang Ganja di Tor Sihite Madina



MANDAILING NATAL


suluhsumatera : Tim Gabungan Badan Nasional Narkotika (BNN), Polri, dan TNI kembali menemukan ladang ganja siap panen seluas 6 hektare di Tor Sihite, Kab. Mandailing Natal (Madina), Rabu (30/09/2020).


Keberadaan puluhan ribu tanaman batang ganja itu tumbuh subur di kawasan perbukitan Tor Sihite, yang berada di ketinggian 1.017 meter di atas permukaan laut (Mdpl).


Tim gabungan yang terdiri dari BNN, Polres Madina, Sat Brimob Polda Sumut serta Kodim 0212/Tapsel harus berjibaku berjalan kaki dan mendaki selama empat jam untuk mencapai lokasi ladang ganja tersebut.


Sesampainya di lokasi, tim gabungan tidak menemukan satu pun pelaku penanam ganja tersebut, diduga kabur setelah mengetahui kedatangan para petugas.


Direktur Pemberantasan Narkotika BNN, Brigjend. Pol. Aldrin Hutabarat yang memimpin langsung penggrebekan mengatakan, luas ladang ganja mencapai 6 hektare yang terbagi dalam tiga titik.


"Tanaman ganja yang kita temukan di kawasan perbukitan tersebut, diperkirakan sudah berumur lima bulan. Kami melakukan penyelidikan selama satu pekan dan berkat bantuan warga, akhirnya kami menemukan ladang ganja diperbukitan ini," ujarnya.


Ia juga menyebutkan, bahwa hingga saat ini ganja masih menjadi nomor satu yang diminati para pecandu di Tanah Air.


"Hal inilah yang memicu harga jual ganja semakin tinggi dan membuat upaya menanam ganja terus semakin subur," sebutnya.


Para petugas tim gabungan berhasil mencabutnya sebanyak 25 ribu batang, yang beratnya mencapai 10 ton dan kemudian dimusnahkan langsung dengan cara dibakar.


Sementara itu Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat Desa BNN, Indrajit mengatakan, selain pemberantasan ladang ganja, dalam waktu dekat BNN juga melakukan upaya pemberdayaan masyarakat.


"Kami akan mengajak masyarakat di sekitar perbukitan Tor Sihite Madina,untuk tidak lagi menanam ganja, dan beralih menanam tanaman produktif seperti pisang, nanas serta cabai," pungkasnya. (baginda)

KOMENTAR