--> 8.000-an Personel Akan Kawal Unjuk Rasa di Kedubes Perancis Siang Ini | suluh sumatera

8.000-an Personel Akan Kawal Unjuk Rasa di Kedubes Perancis Siang Ini

Bagikan:

8.000-an Personel Akan Kawal Unjuk Rasa di Kedubes Perancis Siang Ini


JAKARTA


suluhsumatera : Sejumlah elemen akan menggelar unjuk rasa, siang ini, di kawasan Patung Kuda dan Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis, Jakarta Pusat.


Polisi telah menyiapkan 8 ribuan personel untuk mengamankan unjuk rasa di dua titik tersebut.


"Kemungkinan kayak yang kemarin, nggak jauh beda. Kemarin itu sekitar 7.000-8.000, cuma bisa berubah. Tapi nggak terlalu siginifikan," kata Kabag Ops. Polres Jakarta Pusat, AKBP. Wiraga Dimas Tama, kepada wartawan, Minggu (1/11/2020), seperti dilansir dari laman detikcom.


Wiraga mengatakan, estimasi massa yang akan menggelar demo di dua titik aksi itu sekitar 1.500 orang lebih. 


Dia menyebut massa buruh yang demo di Patung Kuda akan berkumpul sejak pukul 10.00 WIB dan massa yang demo di depan Kedubes Prancis selepas Salat Dzuhur.


"Buruh pagi ya jam 10, jam 11. Kalau untuk di kedubes di atas jam 12 habis dzuhur," ujar Wiraga.


Dihubungi terpisah, Dirlantas Polda Metro Jaya,Kombes. Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, polisi melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sejumlah titik jalan di sekitar Patung Kuda. 


Sedangkan untuk aksi demo di depan Kedubes, rekayasa lalu lintas bersifat situasional.


"Kalau yang Patung Kuda seperti biasa di enam titik. Kalau di Thamrin itu situasional," ucap Sambodo.


Menurut Sambodo, jika massa aksi di depan Kedubes semakin ramai, maka penutupan jalur di Jalan MH Thamrin pun akan dilakukan. 


Sambodo menyebut, kendaraan yang melintas dari arah Patung Kuda akan di belokan ke kiri menuju ke arah Tugu Tani.


"Nanti kalau massa sudah datang, maka jalur yang dari arah Bundaran Patung Kuda ke arah HI itu di Simpang Sarinah dibelokan ke kiri, ke arah Tugu Tani-Menteng," katanya.


Untuk diketahui, para buruh yang tergabung dalam 32 konfederasi akan melakukan aksi unjuk rasa serentak di 24 provinsi guna menolak omnibus law UU Cipta Kerja dan menuntut kenaikan upah minimum 2021 esok hari. 


Di Jakarta, aksi tersebut akan terpusat di dua titik, yakni Istana dan Mahkamah Konstitusi (MK).


Kelompok buruh yang akan menggelar unjuk rasa, di antaranya KSPI, KSPSI, AGN, dan Gekanas. 


Menurut Presiden KSPI Said Iqbal, massa buruh yang berunjuk rasa di Jakarta akan berkumpul di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, sekitar pukul 10.30 WIB.


"Tuntutan yang akan disuarakan adalah batalkan omnibus law UU Cipta Kerja dan menuntut agar upah minimum tahun 2021 (UMP, UMK, UMSP, dan UMSK) tetap naik," kata Said Iqbal dalam keterangan tertulis yang didapat detikcom, Minggu (1/11).


Selain itu, juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Ustaz Haikal Hassan, mengajak umat Islam berdemonstrasi di Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis di Jakarta Pusat (Jakpus). Dia mengatakan PA 212 sedang menggalang pihak-pihak yang akan berdemo pada awal pekan depan.


"Sedang digalang. Ya (PA 212) turun," kata Haikal saat dimintai konfirmasi, Jumat (30/10). (*)

KOMENTAR