--> Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Jalan Nasional dan Provinsi di Simalungun Longsor dan Putus Total | suluh sumatera

Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Jalan Nasional dan Provinsi di Simalungun Longsor dan Putus Total

Bagikan:

Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Jalan Nasional dan Provinsi di Simalungun Longsor dan Putus Total

Beberapa titik ruas jalan nasional dan provinsi di wilayah Kab. Simalungun, yang mengalami longsor akibat curah hujan tinggi. Foto: suluhsumatera/istimewa.

SIMALUNGUN


suluhsumatera : Curah hujan dengan intensitas cukup tinggi menyebabkan beberapa ruas jalan nasional dan provinsi yang ada di Kab. Simalungun, mengalami kerusakan parah akibat longsor.


Bahkan, salah satu ruas jalan provinsi yang merupakan penghubung Kota Pematangsiantar ke Kab. Asahan putus total dan tidak dapat dilintasi kendaraan, tepatnya di jembatan Sungai Bah Tongguran, Pekan Tanah Jawa, Kel. Pematang Tanah Jawa, Kec. Tanah Jawa, Kab. Simalungun yang terjadi, pada Jumat (20/11/2020) lalu.


Selain itu, kerusakan dan longsor juga terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatera jurusan Siantar-Parapat Km 12, Kel. Balata, Kec. Jorlang Hataran, Kab. Simalungun.


Beberapa titik ruas jalan nasional dan provinsi di wilayah Kab. Simalungun, yang mengalami longsor akibat curah hujan tinggi. Foto: suluhsumatera/istimewa.

Kondisi serupa terjadi di jembatan Sungai Andarasi, Nagori Parbalogan, Kec. Tanah Jawa.


Demikian juga dengan Jalan Panglima Nunut, Kec. Raya Kahean, tepatnya di perbatasan antara Nagori Bangun Raya dengan Kel. Sindar Raya, yakni area jembatan Bah Sombu.


Kerusakan jalan dan jembatan ini terjadi disebabkan curah hujan cukup tinggi yang mengakibatkan volume air yang ada di aliran sungai naik dan mengikis tanah juga badan jalan, sehingga badan jalan jalan amblas dan longsor.


Dengan adanya jalan yang mengalami longsor dan putus total hingga tidak dapat dilalui ini, Kapolres Simalungun AKBP. Agus Waluyo, SIK mengimbau masyarakat pengguna jalan, agar tetap waspada dan berhati-hati dengan kondisi cuaca ekstrem.


Menurutnya, musim penghujan mengakibatkan banyaknya jalur lalu lintas di wilayah Kab. Sinalungub rusak yang disebabkan meluapnya air dari aliran sungai.


Kapolres mengatakan, saat ini beberapa titik jalan yang mengalmi kerusakan telah dijaga personel Polres Simalungun dan TNI dari Kodim 0207/Simalungun.


Menurutnya, jalan-jalan rusak tersebut sudah mulai dilakukan perbaikan oleh Kementrian PU-PR menggunakan alat berat bekerja sama dengan PT. Kasena.


Beberapa titik ruas jalan nasional dan provinsi di wilayah Kab. Simalungun, yang mengalami longsor akibat curah hujan tinggi. Foto: suluhsumatera/istimewa.

"Saat ini dalam proses perbaikan dan penimbunan, maka kita berlakukan jalur lalu lintas buka tutup, jalan yang mengalami putus total dan tidak dapat dilalui seperti jalan penghubung Kota Pematangsiantar ke Kab. Asahan yang ada di Kec. Tanah Jawa, dialihkan melalui jalur alternatif, melintasi jalan perkampungan yang ada dibelakang Pekan Tanah Jawa. Mungkin ini  mengganggu jalur lalu lintas, untuk itu saya berharap kepada masyarakat pengguna jalan agar dapat memperlambat laju kendaraan dan bersabar saat melintas di jalur tersebut," ucap Agus.


Kapolres Simalungun ini juga mengimbau masyarakat untuk menginformasikan kepada pihak kepolisuan, apa bila ada kejadian-kejadian seperti bencana alam, kecelakaan lalu lintas, dan lain sebagainya, yang membutuhkan kehadiran kepolisian dengan cepat dan tanggap melalui aplikasi Horas Paten Polres Simalungun.


"Masyarakat dapat memilih menu sesuai kebutuhan. Kami personel Polres Simalungun, siap membantu masyarakat kapanpun dan dimana saja di wilayah Kab. Simalungun, karena personel Polres Simalungun, selalu menyatukan hati untuk terus mengabdi," pungkasnya. (syahru)

KOMENTAR