--> Gerindra Ajak Habib Rizieq Masuk Parpol, Dinilai Kenal Dekat dengan Prabowo | suluh sumatera

Gerindra Ajak Habib Rizieq Masuk Parpol, Dinilai Kenal Dekat dengan Prabowo

Bagikan:

Belakangan, muncul usulan agar nantinya Habib Rizieq bisa masuk partai politik setelah kembali ke Indonesia.


Suluhsumatera -
Politisi Gerindra, Andre Rosiade, mengajak Habib Rizieq masuk partai politik. Tidak saja Partai Gerindra, politisi PDI Perjuangan juga mengajak Habib Rizieq (HRS) masuk parpol.

“Kami mengucapkan selamat kepada Habib Rizieq yang bisa kembali ke Tanah Air,” kata Andre Rosiade seperti yang dikutip Pojoksatu.id, Kamis (5/11).

“Kepulangan ini tentu diharapkan nantinya bisa kembali berdakwah kepada umat Islam yang sudah menanti,” kata politisi Gerindra, Andre Rosiade.

Anggota DPR RI asal Sumbar ini menyambut baik rencana kembalinya Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi dalam waktu dekat ini.

Kepulangan Habib Rizieq Bakal Aman, Kasusnya Sepertinya Sudah Dihentikan Polisi

Soal kemungkinan Habib Rizieq masuk partai politik, Andre yang kini duduk di Komisi VI DPR RI ini tak mempermasalahkan bila Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu masuk parpol.

“Tentu kembali kepada Habib Rizieq. Terserah beliau, beliau mau masuk partai atau tetap di luar partai,” tandasnya.

Belakangan, muncul usulan agar nantinya Habib Rizieq bisa masuk partai politik setelah kembali ke Indonesia.

Hal itu disampaikan politisi PDIP, Hendrawan Supratikno agar partisipasi politik habib yang memiliki ribuan pengikut bisa diwadahi untuk menyemarakkan demokrasi di Indonesia.

Harapan itu disampaikan Prof Hendrawan Supratikno, Rabu (4/11).

Menurutnya, Habib Rizieq merupakan tokoh yang memiliki banyak pengikut. Sehingga akan lebih baik jika partisipasi politik yang bersangkutan diwadahi dalam organisasi partai politik.

“Jadi bisa ikut menyemarakkan sistem demokrasi kita,” ujarnya.

Hendrawan menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak mempermasalahkan kepulangan pentolan FPI itu. Ia justru menghormati pilihan seorang warga negara.

“Tak ada masalah. Memang siapa yang mempermasalahkan? Kita harus menghormati pilihan yang diambilnya,” ujarnya.

Hendrawan menyatakan, sesama anak bangsa tidak baik jika terus bertengkar dan terjebak dalam dendam politik.

Sementara demokrasi harus terus kita semai dengan spirit kebangsaan, persatuan dan pencerahan.

KOMENTAR