--> Pesan Memilukan Pasien Corona 11 Hari di ICU, Padahal Rajin Berolahraga | suluh sumatera

Pesan Memilukan Pasien Corona 11 Hari di ICU, Padahal Rajin Berolahraga

Bagikan:

Lewat akun Twitter @sampinggenic, Andino mengaku tidak menyangka COVID-19 dapat membuatnya sampai harus dirawat di ICU


Suluhsumatera -
Seorang pria viral di media sosial ketika mengunggah fotonya dirawat di ICU karena infeksi COVID-19. Pria bernama Andino tersebut menjelaskan padahal dirinya sudah benar-benar menjaga kesehatannya dengan rajin berolahraga dan tidak merokok.

"Seperti kebanyakan orang yang bergaya hidup sehat, tidur cukup delapan jam sehari. Makan sehat. Minum beberapa vitamin. Karena sekarang saya takut ke gym, jadi saya olahraga di rumah. Enam hari itu dibagi dua, tiga hari saya lari dengan jarak 5-10 km dan tiga hari saya melakukan HIIT bodyworkout menggunakan apps freeletics yang programnya sudah dicustom sesuai dengan kapasitas kemampuan saya," ujar Andino seperti yang dilansir detikcom, Minggu (20/12/2020).

Lewat akun Twitter @sampinggenic, Andino mengaku tidak menyangka COVID-19 dapat membuatnya sampai harus dirawat di ICU. 

Selama ini ia diketahui tidak memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Andino bercerita pertama kali didiagnosis positif COVID-19 pada 16 November silam. 

Saat itu ia merasakan beberapa gejala virus Corona, seperti batuk, radang tenggorokan dan demam tinggi.

Andino langsung dirawat di rumah sakit, namun pada hari keenam kondisinya memburuk. Napas yang sesak dan saturasi oksigen dibawah 90 persen membuat Andino harus dipindahkan ke ruang ICU.

"So, I was so close to die but I don't wanna die anytime soon. Berusaha mencerna menerima situasi, akhirnya memutuskan untuk fight mencoba optimis dan menggila menghibur diri supaya imun tubuh gak makin drop," tulis Andino dalam tweetnya.

Andino berpesan agar semua orang patuh terhadap protol kesehatan dan tidak menganggap remeh virus. Memiliki tubuh yang bugar ternyata tidak jadi jaminan gejala COVID-19 akan 'ramah'.

"Virus tidak pandang bulu dan kondisi imun kita tidak selalu stabil. Virus bisa saja masuk dan kita tetap tidak sakit, berarti kita jadi OTG dan tetap bisa menularkan ke orang lain tanpa kita sadari. Apakah harus sampai ada keluarga/teman/Anda sendiri yang meninggal agar percaya? Tetap pakai masker dan selalu jaga kebersihan badan," pungkas Andino.

KOMENTAR