--> Siap Laksanakan Vaksinasi, Pemkab Labusel Tunggu Kiriman Vaksin Covid-19 dari Pemprov | suluh sumatera

Siap Laksanakan Vaksinasi, Pemkab Labusel Tunggu Kiriman Vaksin Covid-19 dari Pemprov

Bagikan:

Siap Laksanakan Vaksinasi, Pemkab Labusel Tunggu Kiriman Vaksin Covid-19 dari Pemprov


KOTAPINANG


suluhsumatera : Pemkab Labuhanbatu Selatan (Labusel) tengah bersiap untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap pertama, yang rencananya mulai dilakukan, pada 14 Januari mendatang.


Sasaran vaksinasi pada tahap awal tersebut adalah para tenga kesehatan.


Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kominfo Labusel, M. Irsan ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (9/1/2021).


"Secara umum Kabupaten Labusel siap untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19, sesuai imbauan Gubernur Sumatera Utara, segala sesuatunya juga tengah dipersiapkan," ungkap Irsan.


Dikatakan, Pemkab saat ini masih menunggu pasokan vaksin dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), yang saat ini sedang dalam proses pengiriman.


Menurutnya, dalam waktu dekat ini, vaksin tersebut akan tiba di Kab. Labusel, untum digunakan pada vaksinasi tahap pertama.


Dijelaskan, Pemkab juga segera akan mensosialisasikan rencana vaksinasi tersebut kepada masyarakat.


Menurutnya, vaksin Covid-19 telah melalui proses sesuai dengan ketentuan yang ada, sehingga aman untuk digunakan.


Sementara itu, terkait kabar simpang siur tentang dampak negatif vaksin Sinovac yang beredar di dunia maya, Irsan pun meminta masyarakat untuk tidak cepat memercayai informasi tersebut, apa lagi tidak jelas sumbernya.


"Vaksin ini kan sudah melewati proses, berbagai tahap, dan tahap akhir juga dilakukan uji coba pada beberapa orang. Kita harus menyakini, pihak instansi yang membuat vaksin tersebut punya niat, tekad, dan semangat yang kuat untuk memberantas Covid-19," katanya.


Selanjutnya kata dia, Pemkab pun akan melakukan berbagai persiapan lainnya, mulai dari membuat micro planning, SDM, sarana prasarana, penjadwalan hingga target sasaran. 


"Kita berharap agar imunisasi ini berjalan lancar, sehingga penyebaran Covid-19 dapat dihentikan dan aktivitas dapat berjalan normal kembali," pungkasnya. (*/sya)

KOMENTAR