--> Cuti Bersama Cuma Menyisakan 2 Hari Saja, Libur Idul Fitri 2021 Dihapus | suluh sumatera

Cuti Bersama Cuma Menyisakan 2 Hari Saja, Libur Idul Fitri 2021 Dihapus

Bagikan:

Jatah cuti bersama 2021 yang semula tujuh hari, kini hanya dua hari saja karena lima hari dilakukan pemangkasan oleh pemerintah.


Suluhsumatera -
Pemerintah pusat resmi melakukan pemangkasan jatah cuti bersama 2021 termasuk Idul Fitri dan Natal. Informasi itu disampaikan Menko PMK Muhadjir Effendy pada Senin (22/2/2021) kemarin.

Jatah cuti bersama 2021 yang semula tujuh hari, kini hanya dua hari saja karena lima hari dilakukan pemangkasan oleh pemerintah.

"Setelah dilakukan peninjauan kembali SKB, maka cuti bersama dikurangi dari semula 7 hari menjadi hanya tinggal 2 hari saja," ujar Muhadjir Effendy dalam Rapat Koordinasi di Kantor Kemenko PMK, dikutip dari Solopos.com, Rabu (24/2/2021).

Adapun jatah lima hari cuti bersama yang dipangkas adalah:

12 Maret 2021: Cuti Bersama dalam rangka Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW.

17, 18, 19 Mei 2021: Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah

27 Desember 2021: Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Natal 2021.

Adapun pertimbangan masih diberikan satu hari cuti menjelang Hari Raya Idulfitri dan Natal adalah memudahkan Polri dalam mengelola pergerakan masyarakat.

Keputusan pemangkasan cuti bersama 2021 diambil mengingat kondisi pandemi Covid-19. Apalagi saat ini kurva peningkatan kasus Covid-19 belum melandai meski telah dilakukan berbagai upaya penekanan.

Apalagi kasus Covid-19 cenderung meningkat setelah libur panjang karena mobilitasmasyarakat meningkat.

"Oleh karena itu, pemerintah perlu meninjau kembali cuti bersama yang berpotensi mendorong terjadinya arus pergerakan orang sehingga penularan meningkat," tutur Muhadjir.

Selain memangkas cuti bersama, pemerintah juga mengimbau masyarakat menjalankan protokol kesehatan 5M dengan ketat sebagai upaya memutus rantai penularan Covid-19.

"Sekali lagi ditegaskan bahwa Tahun 2021 Cuti Bersama dipotong 5 hari dari 7 hari yang ada," pungkas Muhadjir.

KOMENTAR