--> Pemkab Labusel Ikuti Coaching Clinic Virtual Program TPAKD Tahun 2021 | suluh sumatera

Pemkab Labusel Ikuti Coaching Clinic Virtual Program TPAKD Tahun 2021

Bagikan:

Pemkab Labusel Ikuti Coaching Clinic Virtual Program TPAKD Tahun 2021


KOTAPINANG


suluhsumatera : Pemkab Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengikuti Coaching Clinic Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) tahun 2021 secara virtual dari Aula Command Center Kantor Bupati Labusel, Jumat (05/2/2021).


Coaching Clinic yang digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Region V Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) itu, bertujuan untuk menetapkan program kerja TPAKD tahun 2021 pada masing-masing kabupaten/kota se Sumatera Utara (Sumut).


Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Kabag Ekbang), M. Ali Siregar mengatakan, program kerja TPAKD Labusel tahun 2021, telah menyiapkan ketersediaan akses jasa keuangan bagi masyarakat serta menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan.


Dikatakan, untuk mencapai target program tersebut, pihaknya menggunakan produk dan layanan jasa keuangan serta membuka akses keuangan yang lebih mudah bagi masyarakat untuk mengembangkan UMKM di Kab. Labusel.


“Rencana program kerja TPAKD Labuhanbatu Selatan tahun 2021 antar lain, UMKM go digital, KUR berbasis klaster, pemberdayaan agen laku pandai di setiap desa serta Bumdes, bekerja sama dengan Perbankan yang sasarannya kelompok tani ternak sapi,” paparnya.


Selain itu disebutkan, program TPAKD Labusel tahun 2021  bekerja sama dengan Dinas Pendidikan akan menginventisir dan mendorong pelajar tingkat Sekolah  Dasar dan tingkat SMP atau tsamawiyah untuk memiliki rekening pelajar.


Dikatakan, program TPAKD yang telah dan akan dilakukan antara lain, pembuatan website, penguatan kapasitas dan kinerja, pembuatan website untuk bublikasi kegiatan dan kampanye bulan inklusi keuangan.


Menurutnya, inklusi keuangan telah menjadi perhatian global untuk penguatan sektor keuangan dengan meningkatkan akses masyarakat dan UMKM terhadap layanan jasa keuangan formal dalam kerangka pembangunan ekonomi yang inklusi serta berkeadilan. (raja)

KOMENTAR