--> BPBD Sumut Berkoordinasi dengan Bupati Palas Tangani Banjir dan Longsor | suluh sumatera

BPBD Sumut Berkoordinasi dengan Bupati Palas Tangani Banjir dan Longsor

Bagikan:

BPBD Sumut Berkoordinasi dengan Bupati Palas Tangani Banjir dan Longsor

Bupati Palas, H. Ali Sutan Harahap (TSO) menerima kunjungan koordinasi penanganan banjir Kepala BPBD Sumut, M. Mahfullah Daulay, SSTP, MAP, beserta rombongan. Foto: suluhsumatera/istimewa.

PADANG LAWAS


suluhsumatera : Pasca bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Kab.  Padang Lawas (Palas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara (Sumut) berkoordinasi dengan Bupati Palas, H. Ali Sutan Harahap (TSO) di pendopo rumah dinas bupati, Jl. Ki Hajar Dewantara Sibuhuan, Senin (29/03/2021).


Kepala BPBD Sumut, M. Mahfullah Pratama  Daulay, SSTP, MAP mengatakan, atas perintah Gubsu, H. Edy Rahmayadi, pihak BPBD diperintahkan turun langsung ke lokasi bencana alam di Kab. Palas, untuk melakukan peninjauan dan survey serta mendata kerusakan yang timbul akibat banjir.


Banjir yang terjadi, Jumat (26/03/2021) lalu, merendam pemukiman dan ratusan rumah warga dan longsor di beberapa wilayah, yakni Kec. Sosopan, Kec. Ulu Barumun, Kec. Barumun Baru , Kec. Ulu Sosa serta Kec. Sosa.


Dikatakan, dari hasil peninjauan di sejumlah lokasi, ada beberapa sarana dan prasarana infrastruktur yang rusak menjadi kewajiban Pemprov, termasuk jalan dan jembatan di wilayah Sosopan.


Mahfullah menjelaskan, pada aliran Sungai Barumun, ada beberapa titik terjadi patahan berakibat meluapnya air sungai, sehingga merusak sedikitnya 120 hektare lahan persawahan serta merendam 800 rumah warga juga sejumlah infrastruktur umum rusak.


BPBD Sumut telah turun langsung ke lokasi terdampak bencana banjir, termasuk di Desa Hulim, Desa Aek Bargot, Kec. Sosopan dan  Kec. Barumun Baru, Ulu Sosa serta Kec. Sosa.


Begitu juga di beberapa desa di Kec. Barumun Baru, dimana  pemukiman masyarakat terendam, dan kini sudah kembali ke desa masing-masing.


Bahkan di Desa Parapat, Kec. Ulu Sosa, seorang wargan berinsial DH, 50 meninggal dunia terseret arus sungai di sekitar areal kebunnya, pada saat kejadian banjir tersebut.


Kata Mahfullah, hasil peninjauan lapangan dan penanganan yang menjadi kewenangan provinsi dan pemerintah pusat, akan dilaporkan ke Gubsu untuk penanganan lebih lanjut, agar segera terealisasi untuk segala yang menjadi sarana untuk penangunan bencana supaya tidak terulang kembali.


"Melihat kondisi lapangan, menyusul dampak banjir ada beberapa alat yang dibutuhkan, termasuk mobil tangki air, alat pengolahan air untuk persediaan sarana  air bersih bagi masyarakat, sarana dan prasarana seperti jembatan dan jalan yang rusak menjadi tanggung jawab provinsi, akan segera dilaporkan ke Gubsu," sebut Mahfullah. 


Bupati Palas, H. Ali Sutan Harahap (TSO), menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubsu, Edy Rahmayadi yang telah memerintahkan langsung tim BPBD meninjau langsung kondisi terdampak banjir, di Kab. Palas.


Dikatakan, terutama menyangkut Sungai Barumun, merupakan sumber air bendungan dan irigasi, untuk pengairan areal persawahan masyarakat menuju swasembada pangan.


Bupati TSO, berterima kasih atas kerjasama baik pemerintah provinsi yang telah menerjunkan langsung BPBD untuk peninjauan lokasi bencana.


"Harapan kita, dengan turunnya BPBD Sumut, membawa manfaat bagi masyarakat untuk mengatasi dampak banjir dengan segara, agar tidak terulang kembali seperti saat ini," pungkas Ali Sutan. (sutan)

KOMENTAR