Data Terkini Banjir dan Longsor di Tapsel: 20 Warga Meninggal, Ribuan Mengungsi
TAPANULI SELATAN
suluhsumatera : Bencana banjir dan longsor yang melanda 11 kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) sejak Senin (24/11/2025) terus menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.
Hingga Kamis (27/11/2025) petang, jumlah korban meninggal dunia tercatat 20 orang.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapsel merinci korban meninggal tersebut berasal dari beberapa wilayah, yakni:
- 1 orang di Kecamatan Sipirok
- 1 orang di Kecamatan Angkola Barat
- 18 orang di Kecamatan Batang Toru
Selain itu, bencana ini memaksa sekitar 3.000 jiwa mengungsi ke sejumlah titik aman. Pendataan terhadap warga yang terdampak maupun kerusakan fasilitas umum masih terus berlangsung.
Status Tanggap Darurat 14 Hari
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan, terhitung sejak Selasa (25/11/2025).
Penetapan ini memberikan ruang lebih cepat bagi pemerintah dalam melakukan penanganan, mulai dari evakuasi korban hingga penyaluran bantuan.
Tim Gabungan Terus Lakukan Kaji Cepat dan Evakuasi
Tim BPBD Tapsel bersama unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, serta Basarnas terus berjibaku di lapangan melakukan kaji cepat, pencarian korban, serta membantu warga yang masih terisolasi akibat akses jalan yang terputus dan material longsor.
Sementara itu, sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, jembatan, dan jalan penghubung antar desa juga dilaporkan rusak berat.
Bantuan Logistik Mulai Disalurkan
Pemerintah Kabupaten Tapsel telah menyalurkan berbagai kebutuhan mendesak untuk para pengungsi, di antaranya:
- 3.000 paket sembako
- 200 family kit
- 200 kitchen kit
- 5 tenda pengungsi
- 50 tenda keluarga
- 500 kasur lipat dan selimut
- 5 perahu karet
- 5 chainsaw
- 500 set alat kebersihan
- 500 paket makanan siap saji
Pemkab menegaskan bahwa distribusi bantuan akan terus dilakukan hingga seluruh wilayah terdampak dapat menerima pasokan secara merata.
(baginda)


Comments