Pemko Padangsidimpuan Didesak Bertindak Cepat Atasi Dugaan Kelangkaan BBM dan Pangan Imbas Bencana
PADANGSIDIMPUAN
suluhsumatera : Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan didesak untuk segera mengambil langkah cepat dan terukur guna mengantisipasi dugaan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) serta pasokan pangan yang mulai dikhawatirkan warga.
Kondisi ini mencuat setelah bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Tabagsel dan daerah lain di Sumatera Utara menyebabkan lumpuhnya beberapa akses jalan menuju Kota Padangsidimpuan.
Akibat terputusnya sejumlah jalur utama itu, distribusi logistik dan BBM ke kota mulai terhambat.
Situasi ini memunculkan kekhawatiran terjadinya kelangkaan yang dapat berdampak luas pada aktivitas masyarakat dan roda perekonomian lokal.
Desakan tersebut disampaikan oleh aktivis muda, Ary Azi, yang menilai bahwa Pemko tidak boleh menunggu kondisi semakin genting.
Menurutnya, pemerintah harus bergerak cepat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi meski tengah dilanda bencana.
“Pemko harus segera mencari solusi terkait potensi kelangkaan BBM dan pasokan pangan yang mulai menipis akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi.Jangan sampai masyarakat yang sudah menjadi korban bencana harus menghadapi krisis baru,” tegas Ary.
Ia juga menyoroti sikap DPRD Kota Padangsidimpuan yang dinilai terlalu fokus pada pembahasan KUA-PPAS R-APBD 2026, sementara kondisi darurat di lapangan membutuhkan perhatian lebih cepat.
“DPRD jangan hanya asik dengan pembahasan anggaran. Pikirkan juga kondisi masyarakat di tengah bencana ini,” ujarnya.
Ary meminta para wakil rakyat segera turun tangan dan mengambil langkah konkret. Ia menilai DPRD perlu memanggil Pemko serta melibatkan seluruh stakeholder terkait untuk duduk bersama mencari solusi terbaik agar dugaan kelangkaan BBM dan pangan dapat dicegah sejak dini.
“Wakil rakyat harus segera membahas dan mencarikan solusi. Undang pihak eksekutif, pihak terkait distribusi BBM, serta instansi logistik pangan. Ini bukan lagi hal yang bisa ditunda-tunda,” harapnya.
Hingga kini, masyarakat menunggu langkah nyata Pemko dan DPRD dalam memastikan stabilitas pasokan kebutuhan pokok di Kota Padangsidimpuan, terutama di tengah situasi bencana yang masih berlangsung.
(baginda)


Comments