Anggota DPRD Labusel Apresiasi Lomba Adzan dan Mengaji di Gebyar Ramadan Desa Air Merah
KAMPUNGRAKYAT
suluhsumatera : Memeriahkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemuda-Pemudi Desa Air Merah, Kecamatan Kampungrakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), menggelar Gebyar Ramadan dengan mengadakan lomba melantunkan adzan, surat pendek (Juz 30), fashion show Islami, bacaan salat mayit bagi anak-anak dan remaja di desa tersebut, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Hj. Syahruzat Nasution itu diikuti 80 peserta dari berbagai dusun di Desa Air Merah.
Para peserta tampak antusias mengikuti perlombaan dengan menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam melantunkan adzan maupun membaca ayat suci Alquran.
Dalam kegiatan ini anggota DPRD Labusel dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Mahfuddin Harahap hadir untuk memberikan dukungan kepada panitia serta peserta yang hadir.
Mahfuddin mengapresiasi kegiatan Gebyar Ramadan yang digelar masyarakat Desa Air Merah.
Ia menilai lomba adzan dan mengaji ini sangat positif karena mampu menumbuhkan semangat generasi muda untuk mencintai Alquran serta memakmurkan masjid.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini penting untuk terus digelar, terutama di bulan suci Ramadan, sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
“Saya berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun, saya mendukung penuh kegiatan positif ini, agar melahirkan generasi muda yang religius di seluruh desa di Kabupaten Labusel,” sebut Mahfuddin.
Selain itu, DPRD mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Rendi Irawan, Ketua Panitia lomba tersebut mengatakan, kegiatan ini digelar sebagai upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai keislaman serta memotivasi anak-anak untuk terus belajar membaca Alquran dengan baik dan benar.
Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak dan pemahaman agama yang kuat.
“Melalui lomba ini kita ingin menumbuhkan semangat anak-anak untuk belajar mengaji dan melantunkan adzan dengan baik, sekaligus memeriahkan suasana Ramadan di desa kita,” ujar Rendi.
Di akhir kegiatan, panitia, kepala desa dan anggota DPRD memberikan hadiah kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan dan semangat para peserta dalam mengikuti lomba tersebut
(Vin)


Comments