Emak-Emak Panipahan Rohil Rencana Aksi Jilid 3, Sasar Rumah Terduga Bandar Sabu dan Lokasi Pekat
PASIR LIMAU KAPAS
suluhsumatera : Pasca unjuk rasa jilid 2 oleh sejumlah warga didominasi emak-emak di Panipahan, Kec. Pasir Limau Kapas (Palika), Kab. Rokan Hilir (Rohil), Riau, yang berakhir pada penyerangan rumah terduga bandar sabu, pada Jumat (10/4/2026) sore, santer kabar akan ada aksi jilid 3.
Sama seperti aksi jilid 2, emak-emak setempat juga berencana, dalam waktu dekat akan unjuk rasa di Polsek Panipahan, dilanjutkan mendatangi rumah terduga bandar sabu lainnya.
Tidak hanya itu, warga juga berencana menyasar tempat-tempat yang berkaitan dengan penyakit masyarakat, seperti prostitusi terselubung dan lainnya.
"Iya bang, kemarin demo jilid ke 2, masyarakat datangi Polsek, minta ditepati surat yang ditandatangani pada demo jilid 1. Namun pihak Polsek banyak ngasi alasan. Jadi masyarakat seruduk langsung bandar besarnya. Nanti bakal ada lagi serudukan masyarakat ke lokasi-lokasi bandar lain, dan tempat Pekat lainnya," kata warga setempat, Sabtu (11/4/2026).
Pria ini menyebut, gebrakan ini merupakan inisiatif emak-emak setempat yang gerah dengan maraknya peredaran Narkoba.
Semangat emak-emak tersebut, kata dia, berhasil membangkitkan gairah pemuda setempat untuk bersama-sama memberantas peredaran Narkoba di daerah itu.
Diberitakan sebelumnya, unjuk rasa yang dilakukan sejumlah warga terkait maraknya peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kab. Rohil, Riau, Jumat (10/4/2026), berakhir dengan perusakan rumah seorang yang diduga sebagai bandar Narkoba.
Informasi dihimpun wartawan, unjuk rasa awalnya digelar warga di depan Mapolsek Panipahan.
Usai berorasi di Mapolsek, warga kemudian bergerak ke rumah salah seorang yang diduga sebagai bandar sabu di Jalan Bakti Bundaran, Panipahan.
Menjelang sore, unjuk rasa semakin memanas. Sejumlah warga dilaporkan melakukan pelemparan terhadap bangunan rumah.
Warga yang tersulut emosi kemudian masuk ke areal rumah dan membakar beberapa barang yang ada di lokasi.
(*/sya/vin)

Comments