Sisi Sosial Kapolres Labusel, Bantu Orang Sakit Hingga Renovasi Rumah
KOTAPINANG
suluhsumatera : Sudah lebih dari satu tahun AKBP. Aditya Simanggara Pratama Sembiring Muham, SIK, menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resort (Polres) Labuhanbatu Selatan.
Selama itu pula sejumlah kegiatan sosial yang berkaitan dengan masyarakat tidak mampu terus dilakukan pria kelahiran Jawa Timur, 21 Oktober 1983 ini.
Butet warga Lingkungan Bedagai, Kel. Kotapinang, Kec. Kotapinang, merupakan salah seorang yang telah menerima uluran tangan Kapolres dalam membantu anaknya Sahrul berusia 12 tahun yang sakit.
Ketiadaan biaya membuat Butet terpaksa hanya merawat anaknya yang didiagnosa mengalami masalah liver tersebut dengan pengobatan tradisional di rumah.
Kapolres yang secara tidak sengaja mendapati bocah sedang sakit itu saat meninjau salah satu rumah tidak layak huni di lingkungan tersebut, pada Selasa (29/9/2025), langsung berkoordinasi dengan Rumah Sakit Nur'aini Kotapinang.
Hari itu juga Sahrul dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan layak dan biayaya sepenuhnya ditanggung perwira berpangkat dua melati emas di pundak ini.
Kini Sahrul sudah sembuh dari penyakitnya dan dapat beraktivitas seperti anak lainnya. Saat wartawan menyambangi kediaman Butet, Sabtu (1/5/2026), Sahrul tampak sedang membantu ibunya memperbaiki jalan ke rumah mereka yang becek akibat guyuran hujan deras.
"Itu Sahrul pak. Sudah sembuh. Sekarang dia juga sudah bisa kembali sekolah," ungkap Butet.
Ini bukan kali pertama. Sejak awal bertugas di Kab. Labusel, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tathya Dharaka tahun 2005 ini sudah berulang-kali menunjukkan kepedulian terhadap warga kurang mampu yang sedang sakit.
Seperti saat menjenguk sejumlah anak penderita stunting di RSUD Kotapinang, pada Rabu (1/10/2025) lalu, AKBP. Aditya bersama istri, Ny. Olivia bahkan memberikan jaminan pengobatan dan pemberian asupan gizi kepada anak-anak tersebut.
Angka prevalensi stunting di Kab. Labusel memang terbilang tinggi, pada 2025 mencapai 22 persen, atau naik 6 persen dari tahun 2024 yang berada di angka 16 persen. Kelompok masyarakat tidak mampu tersebut kesulitan menerapkan pola hidup sehat.
Selain kurangnya asupan gizi, kerentanan stunting juga dipengaruhi kondisi rumah yang tidak layak huni. Inilah yang menginspirasi pria yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Metro Tanah Abang ini menggagas program bantuan renovasi rumah menjadi layak huni bagi masyarakat tidak mampu dengan tagline "Bedah Rumah".
Sejak digulirkan, sudah empat rumah yang rampung dibangun, yakni satu unit di Kec. Torgamba, satu unit di Kec. Kotapinang, dan dua unit di Kec. Silangkitang.
Salah satunya milik seorang janda tidak mampu, Ariani, 41 di Lingkungan Bedagai, Kel. Kotapinang, Kec. Kotapinang. Ibu dua anak tersebut berkali-kali mengucapkan terima kasih kepada Kapolres AKBP. Aditya sambil meneteskan air mata saat menyaksikan rumahnya yang dulu kumuh, menjadi jauh lebih bagus, pada Rabu (19/11/2025).
Ariani tidak pernah berpikir akan menempati rumah yang layak untuk dihuni bersama dua anak laki-lakinya. Sebelumnya, ia menempati rumah berukuran 4x3 meter, berdinding kayu lapis (triplek), dengan kamar tidur berukuran 2x1 meter serta dapur juga kamar mandi hanya berlantai tanah.
Dulu, setiap hujan deras, pembantu rumah tangga yang menyambi sebagai pencari butut itu selalu khawatir air akan menggenagi rumahnya. Kini, setelah direnovasi, janda yang ditinggal mati sang suami itu merasa lega, karena bangunan sudah diubah menjadi rumah panggung berukuran lebih kurang 6x6 meter, dengan dua kamar tidur, ruang keluarga, dapur dan kamar mandi.
Selain membantu warga yang sedang sakit dan merenovasi rumah, ada pula program merehab jembatan di daerah terpencil bertajuk "Jembatan Merah Putih Presisi".
Hingga kini, terdapat beberapa yang sudah rampung, dari enam jembatan yang direncanakan direnovasi, satu diantaranya Jembatan Titi Merbau di Jalinsum Bedagai, Kel. Kotapinang, Kec. Kotapinang. Sudah lebih dari dua tahun jembatan ini mengalami kerusakan parah berupa lubang menganga pada bagian sambungan siar muai pada kedua sisi, sehingga kendaraan terpaksa melambat saat melintas.
Perbaikan yang melibatkan personel Polsek Kotapinang ini dilakukan dengan mengaspal struktur jembatan yang mengalami kerusakan, membenahi akses pejalan kaki di sisi kiri dan kanan, lalu melakukan pengecatan dengan warna khas merah dan putih. Sekarang jembatan tersebut kondisinya jauh lebih baik, dan pengendara lebih nyaman saat melintas.
"Biasanya kendaraan harus melambat sehingga sering terjadi antrean, karena lubangnya cukup besar dan dalam. Sekarang sudah nyaman saat dilintasi," ujar Muhammad Dalimunthe, 38 warga Desa Sisumut.
Beragam kegiatan ini tidak menggunakan anggaran pemerintah di daerah, tetapi partisipasi anggota Polres Labuhanbatu Selatan dan berbagai pihak yang dengan tulus membantu masyarakat.
Kepedulian perwira menengah yang pernah mengikuti misi pemeliharaan dan perdamaian PBB di Sudan ini sangat menakjubkan dimata Wakil Bupati Labusel, Syahdian Purba Siboro, SH. Berkali-kali Syahdian dalam berbagai kesempatan mengutarakan kekagumannya atas kepedulian AKBP. Aditya terhadap masyarakat.
"Kiprah beliau ini sangat luar biasa. Ditengah tuntutan kinerja maksimal, ia masih sempat membantu masyarakat yang kesusahan," kata Syahdian saat berbincang bersama sejumlah wartawan, Rabu (29/4/2026).
(*)




Mantap
ReplyDelete