Jika Gunung Masih Hijau, Jangan Takut Kehabisan Kayu Bakar
UNGKAPAN "Jika gunung masih hijau, jangan takut kehabisan kayu bakar" merupakan peribahasa klasik Tiongkok yang kaya akan makna filosofis.
Secara umum, inti dari peribahasa ini adalah menjaga aset paling berharga dalam hidup agar selalu punya kesempatan untuk bangkit kembali.
Kesehatan dan kehidupan adalah modal utama. Gunung hijau melambangkan tubuh, kesehatan, dan nyawa. Sedangkan kayu bakar melambangkan harta, materi, karir, atau kesuksesan.
Sepadan dengan makna selama masih hidup dan sehat, selalu bisa bekerja keras untuk mencari rezeki. Jangan mengorbankan kesehatan demi mengejar materi.
Kehilangan pekerjaan atau kegagalan bisnis bukanlah akhir dari segalanya. Kegagalan hanyalah kehilangan "kayu bakar", bukan "gunungnya".
Selama tidak kehilangan semangat dan kompetensi diri, peluang baru akan selalu datang.
Hidup adalah maraton, bukan lari cepat. Kemampuan untuk bertahan hidup (survival) jauh lebih penting daripada memenangkan kompetisi sesaat dengan cara yang merusak diri. (*)

Comments