Puskesmas Tanjung Haloban Viral Lagi, Perseteruan Kapus dengan Staf Berbuntut Panjang
LABUHANBATU
suluhsumatera : Pada Rabu (29/7/2026) sore, video berisi rekaman kericuhan yang terjadi di Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu, kembali viral di berbagai platform media sosial.
Beberapa pekan lalu, video cekcok mulut antara Kepala Puskesmas Tanjung Haloban, berinisial S dengan sejumlah staf Puskesmas terkait dugaan pemotongan Jampersal dan JKN, beberapa waktu lalu, juga viral di media sosial.
Video terbaru yang viral berisi rekaman kericuhan yang terjadi di Puskesmas tersebut, saat kehadiran seorang pria berpakaian preman mengaku sebagai oknum polisi yang bertugas di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).
Dalam video tersebut, tampak pria yang mengenakan kaos oblong hitam, celana jins biru, dan memakai sendal jepit serta menenteng kantong plastik datang ke Puskesmas Tanjung Haloban, mengaku hendak mengantar makanan dan melihat calon isterinya S, yang merupakan Kepala Puskesmas Tanjung Haloban.
Terdengar percakapan antara Staf Puskesmas Tanjung Haloban dengan pria yang mengaku oknum polisi tersebut di vidio itu.
“Apa kepentingannya di sini pak, bapak polisi dari mana pak, tolong divideokan,” ungkap salah seorang staf berinisial J.
Pria tersebut kemudian mengaku sebagai anggota polisi.
“Mengantar teman saya Supin dan juga calon istri saya. Saya polisi bermarga Nainggolan bertugas di Labusel, saya Polri Polisi Republik,” katanya.
“Ngapain bapak naik ke atas,” ujar J lagi.
"Jangan ribut, jangan ditekan-tekan dia kalian kerja bagus-bagus. Ibu nggak boleh mengusir dia, ibu mengusir dia kerja,” jawab pria tersebut.
“Bukan, bukan saya mengusir dia kerja. Kami tidak bersedia dia jadi pimpinan, setuju,” teriak J yang diikuti ucapan setuju sejumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Tanjung Haloban tersebut.
Untuk keseimbangan pemberitaan wartawan telah mengonfirmasi Kepala Puskesmas Tanjung Haloban, Susyani melalui sambungan WhatsApp, namun tidak terhubung.
Begitu juga dengan pria diduga oknum polisi yang bertugas di Kabupaten Labuhanbatu Selatan tersebut juga belum dapat dihubungi guna klarifikasi.
Kami masih membuka ruang klarifikasi bagi pihak-pihak yang bersinggungan dengan peristiwa ini.
Sebelumnya, Kepala Puskesmas Tanjung Haloban, Susyani sudah menyampaikan klarifikasi terkait kisruh Jampersal dan JKN yang disoroti para staf di Puskesmas tersebut.
(azhari)

Comments