Dam Batu Makin Populer, Orado Labusel Gelar Kejuaraan Berhadiah Motor
KOTAPINANG
suluhsumatera : Suasana berbeda terlihat di Convention Hall Hotel Grand Suma Blok Songo, Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, Minggu (13/9/2026).
Di atas meja, kepingan-kepingan batu tersusun rapi. Para pemain tampak serius membaca langkah lawan, sesekali berdiskusi dengan rekan satu tim, sebelum akhirnya menjatuhkan batu pilihan.
Permainan yang oleh masyarakat lebih dikenal dengan sebutan “dam batu” itu kini semakin populer di tengah masyarakat Labusel.
Bukan sekadar permainan untuk mengisi waktu luang, dam batu bahkan mulai dipertandingkan dalam sebuah turnamen.
Orado Kabupaten Labusel menggelar Turnamen Piala Kapolres Cup 2026 dengan melibatkan ratusan peserta.
Para peserta dibagi dalam dua kategori, yakni tim umum dan tim eksekutif. Mereka datang dengan semangat yang sama, bertanding di atas satu meja untuk menjadi yang terbaik.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari sejumlah pejabat daerah. Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang, Wakil Bupati Labusel Syahdian Purba, Ketua DPRD Labusel Ari Winata, Danramil Kotapinang, jajaran pejabat Polres Labusel, serta sejumlah ketua partai politik turut hadir menyaksikan jalannya pertandingan.
Bahkan, Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, hingga Ketua Partai Perindo Labusel ikut menjajal permainan orado yang belakangan mulai menjadi tren ditengah masyarakat.
Ketua Orado Labusel, Handry Khusuma mengatakan, Turnamen Piala Kapolres Cup 2026 merupakan kegiatan perdana yang digelar organisasi tersebut di Labusel.
“Ini turnamen pertama kali kita buat di Labusel. Kita gerak cepat, meskipun kami pengurus baru saja mendapat mandat,” ujar Handry kepada wartawan.
Pria yang akrab disapa Hansen itu berharap turnamen serupa dapat kembali digelar dengan dukungan berbagai pihak.
Menurutnya, kegiatan positif seperti ini tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan hobi dan berkompetisi, tetapi juga dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan yang menjauhkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari perjudian dan Narkoba.
“Mudah-mudahan berkat dukungan semua pihak, ke depan turnamen positif seperti ini dapat kita laksanakan. Pastinya menghindarkan masyarakat dari perjudian yang masih begitu juga dengan narkoba,” harapnya.
Orado sendiri kini mulai dikenal luas ditengah masyarakat Labusel. Permainan yang sederhana, namun membutuhkan konsentrasi, strategi dan ketelitian, membuat “dam batu” perlahan memiliki ruang tersendiri di tengah masyarakat.
Pada Turnamen Piala Kapolres Cup 2026, Orado Labusel juga menyiapkan hadiah puluhan juta rupiah.
Untuk kategori umum, panitia menyediakan dua unit sepeda motor serta sejumlah barang elektronik bagi para pemenang, mulai dari juara pertama hingga juara keempat.
Dari sebuah permainan sederhana di atas meja, orado kini mencoba menemukan tempatnya sebagai bagian dari aktivitas positif masyarakat Labusel.
(Kevin Sinaga)
Comments