SD Swasta IT Hj. Syahruzat Luncurkan Aplikasi PIESA, Orang Tua Bisa Pantau Aktivitas Siswa
KAMPUNGRAKYAT
suluhsumatera : SD Swasta IT Hj. Syahruzat di Desa Air Merah, Kec. Kampungrakyat, Kab. Labusel, kembali menghadirkan inovasi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui peluncuran aplikasi PIESA (Presensi Siswa).
Aplikasi tersebut resmi diluncurkan, pada Rabu 2 September 2026, sebagai bagian dari pengembangan program sekolah berbasis teknologi.
SD Swasta IT Hj Syahruzat berada di bawah naungan Yayasan Hajjah Syahruzat Nasution yang didirikan oleh Hj. Syahruzat Nasution, pada 16 Desember 2024.
Sekolah ini mulai beroperasi, pada Tahun Pelajaran 2025/2026.
Peluncuran aplikasi PIESA menjadi salah satu langkah sekolah dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses pendidikan yang lebih transparan dan terintegrasi.
Melalui aplikasi tersebut, orang tua siswa dapat memantau berbagai aktivitas anak selama berada di sekolah melalui telepon pintar masing-masing.
PIESA tidak hanya menyediakan fitur presensi siswa, tetapi juga dilengkapi dengan presensi guru, jadwal pelajaran, kegiatan pembelajaran yang sedang berlangsung, hingga daftar nilai siswa.
Dengan hadirnya aplikasi tersebut, komunikasi serta keterbukaan informasi antara pihak sekolah, guru, siswa, dan orang tua diharapkan semakin meningkat.
Acara peluncuran PIESA turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Sutan Harahap, pengawas SD, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), kepala satuan pendidikan SD se-Kecamatan Kampungrakyat, tokoh masyarakat, serta para orang tua siswa.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Sutan Harahap menyampaikan, peningkatan kompetensi guru dan kedisiplinan dalam mengajar merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas.
“Untuk mewujudkan pembelajaran mendalam, yang pertama ditingkatkan adalah kompetensi guru dan disiplin dalam mengajar. Saya melihat aplikasi PIESA sejalan dengan itu. Dengan aplikasi PIESA, guru dituntut untuk disiplin, jujur, transparan, dan bertanggung jawab,” ujar Sutan Harahap.
Selain pengembangan teknologi pendidikan, SD Swasta IT Hj. Syahruzat juga memiliki sejumlah program unggulan, salah satunya program Tahfiz dengan target hafalan minimal dua juz bagi siswa ketika telah duduk di kelas VI.
Pendiri Yayasan Hajjah Syahruzat Nasution, Hj. Syahruzat Nasution mengatakan, sekolah tersebut didirikan sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat Desa Air Merah.
Menurutnya, SD Swasta IT Hj. Syahruzat tidak memungut biaya pendidikan dari siswa. Kebijakan tersebut mencakup biaya pendaftaran, biaya pembangunan, maupun biaya pendidikan lainnya.
“Sekolah ini saya dirikan semata-mata untuk bekal jariyah saya di kemudian hari dan saya ingin putra-putri Desa Air Merah mendapatkan pendidikan yang baik dan lebih maju,” kata Hj. Syahruzat Nasution.
Dengan diluncurkannya aplikasi PIESA, SD Swasta IT Hj. Syahruzat diharapkan terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang mampu mengintegrasikan pembelajaran, penguatan karakter, dan pemanfaatan teknologi dalam menciptakan proses pendidikan yang transparan serta bertanggung jawab.
(Kevin)

Comments