Inspiratif! Parulian Nasution Donor Darah ke-100 di Usia 60 Tahun, Sebut Rahasia Tetap Bugar
PADANGSIDIMPUAN
suluhsumatera : Di usia yang telah menginjak 60 tahun, Parulian Nasution kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan mencatatkan pencapaian luar biasa.
Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapanuli Selatan itu telah 100 kali mendonorkan darahnya, sebuah aksi kemanusiaan yang menurutnya menjadi salah satu rahasia menjaga kesehatan tubuh.
Donor Darah Jadi Gaya Hidup Sehat
Bagi Parulian Nasution, donor darah bukan sekadar bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan transfusi darah, tetapi juga telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang rutin dijalaninya selama lebih dari dua dekade.
Saat ditemui di kediamannya, Parulian tampak masih bugar dan sehat. Di usianya yang memasuki kepala enam, penampilannya terlihat prima, bahkan rambutnya masih didominasi warna hitam.
Konsisten Sejak Tahun 2002
Pengurus Penasehat Majelis Nasional KAHMI tersebut mengungkapkan, kebiasaan mendonorkan darah telah ia lakukan sejak tahun 2002.
Selama bertahun-tahun, ia terus menjaga komitmennya untuk mendonorkan darah secara rutin hingga akhirnya mencapai donor ke-100.
Menurutnya, manfaat donor darah tidak hanya dirasakan oleh penerima, tetapi juga oleh pendonor itu sendiri.
"Donor darah itu sangat menyehatkan bagi saya. Herannya kenapa orang tidak melakukan itu? Padahal selain membantu orang yang membutuhkan, donor darah juga sangat berguna bagi kesehatan diri sendiri," ujar Parulian.
Ajak Masyarakat Tidak Takut Donor Darah
Selain dikenal sebagai mantan Sekda Tapanuli Selatan, Parulian yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal IKANAS itu mengajak masyarakat agar tidak ragu mendonorkan darahnya secara rutin melalui Palang Merah Indonesia (PMI).
Menurutnya, stok darah yang memadai sangat penting untuk membantu pasien yang membutuhkan, sehingga partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.
Ia berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari manfaat donor darah, baik dari sisi kemanusiaan maupun kesehatan, sehingga budaya donor darah rutin dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
Inspirasi Kepedulian dan Pola Hidup Sehat
Pencapaian 100 kali donor darah yang diraih Parulian Nasution menjadi inspirasi bahwa kepedulian terhadap sesama dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kesehatan diri.
Dengan semangat berbagi dan konsistensi selama lebih dari 20 tahun, ia membuktikan bahwa donor darah bukan hanya menyelamatkan nyawa orang lain, tetapi juga menjadi investasi kesehatan bagi diri sendiri.
(BAS)


Comments