Pasca Banjir Sungai Parsariran, Polri-TNI dan Warga Bersatu Pulihkan Permukiman
TAPANULI SELATAN
suluhsumatera : Luapan Sungai Parsariran merendam sejumlah rumah warga di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut, pada Jumat (23/10/2026) malam.
Banjir yang melanda permukiman warga mengakibatkan rumah dan tempat usaha dipenuhi lumpur serta material yang terbawa arus sungai.
Setelah debit air berangsur surut, upaya pemulihan langsung dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Polri, TNI, BPBD dan Warga Bersatu Pulihkan Dampak Banjir
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Polsek Batangtoru menggelar kerja bakti membersihkan rumah warga, pada Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Ps. Kapolsek Batangtoru, Iptu. Danni M. Sidauruk dengan melibatkan personel Polri, TNI, BPBD Kabupaten Tapanuli Selatan, unsur Pemerintah Kecamatan Batangtoru, serta masyarakat setempat.
Kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam mempercepat pemulihan pascabanjir.
Kapolsek: Polisi Hadir Bersama Masyarakat di Saat Sulit
Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP. Anton Santoso melalui Kapolsek Batangtoru, Iptu. Danni M. Sidauruk menegaskan, kehadiran aparat di lokasi bencana merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.
"Begitu banjir surut, yang terpenting adalah memastikan warga bisa kembali menata rumah dan lingkungannya. Karena itu, kami turun langsung untuk membersihkan material yang terbawa arus," ujar Iptu. Danni, Minggu (25/10/2026).
Menurutnya, pemulihan pascabencana membutuhkan kebersamaan seluruh unsur, sehingga masyarakat dapat segera kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Empat Rumah Terdampak, Kerugian Diperkirakan Rp96 Juta
Berdasarkan pendataan awal, banjir berdampak terhadap empat warga.
Rumah milik Rahmat Harahap terendam air dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter.
Sementara rumah sekaligus warung milik Mukhlis Nasution terendam sekitar 40 sentimeter.
Selain itu, rumah milik Sabaruddin Lubis serta warung kopi milik Emmi Chairani Sihombing juga mengalami kerusakan akibat terjangan banjir.
Total kerugian sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp96 juta.
Warga Diminta Tetap Waspada, Bantuan Logistik Disalurkan
Meski kondisi Sungai Parsariran mulai surut, Iptu. Danni mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca di Kecamatan Batangtoru masih diguyur gerimis.
"Pantau kondisi air dan segera menjauh ke tempat aman jika debit sungai kembali meningkat," pesannya.
Di samping kegiatan kerja bakti, bantuan logistik juga disalurkan kepada warga terdampak.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan, Sopian Adil Siregar, bersama unsur Forkopimca.
Bantuan yang diberikan meliputi kasur lipat, karpet, tikar, selimut, perlengkapan mandi, serta berbagai peralatan kebersihan guna membantu kebutuhan warga selama proses pemulihan pascabanjir berlangsung.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat sehingga kehidupan warga Desa Hapesong Baru, kembali normal.
(BAS)

Comments