--> Periksa Kehamilan di RSUD Rantauprapat, IRT Warga Torgamba Labusel Ini Reaktif Rapid Test Covid-19 | suluh sumatera

Periksa Kehamilan di RSUD Rantauprapat, IRT Warga Torgamba Labusel Ini Reaktif Rapid Test Covid-19

Bagikan:

Periksa Kehamilan di RSUD Rantauprapat, IRT Warga Torgamba Labusel Ini Positif Berdasarkan Rapid Test Covid-19


KOTAPINANG

suluhsumatera : Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berusia 45 tahun warga Kec. Torgamba Kab. Labuhanbatu Selatan (Labusel) dinyatakan positif berdasarkan rapid test virus Corona (Covid-19) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat, Kab. Labuhanbatu, pada Rabu (22/04/2020) dini hari.

Informasi yang dihimpun wartawan, hal tersebut terungkap saat yang bersangkutan hendak memeriksakan kehamilan untuk proses lahiran (bersalin) di salah satu rumah sakit swasta di Kab. Labuhanbatu, Selasa (21/04/2020) malam.

Karena memiliki keluhan selain kondisi kehamilan, yang bersangkutan akhirnya dirujuk untuk pemeriksaan lebih lanjut ke RSUD Rantauprapat. Curiga dengan kondisi yang bersangkutan, pihak RSUD Rantauprapat kemudian melakukan rapid test.

Hasilnya, wanita tersebut dinyatakan positif. Pihak rumah sakit kemudian melakukan isolasi sementara terhadap yang bersangkutan sambil menunggu ketersediaan tempat di rumah sakit rujukan.

"Ini masih hasil rapid test. Nanti untuk pastinya akan dilakukan tes Swab. Awalnya yang bersangkutan memeriksakan diri tentang kehamilan, namun pihak rumah sakit curiga dengan keluhan lain. Akhirnya dilakukan rapid test. Dia dinyatakan positif oleh pihak medis RSUD Rantauprapat," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Labusel, Khairil.

Disebutkan, mereka sudah berkoordinasi dengan pihak RSUD Rantauprapat dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Labuhanbatu untuk penanganan pasien tersebut. Menurutnya, pasien akan dikirim ke rumah sakit rujukan, untuk mendapatkan penanganan lebih maksimal. 

"Untuk rumah tempat tinggal yang bersangkutan akan dilakukan penyemprotan disinfektan. Sedangkan keluarga serta tetangga, termasuk bidan yang memeriksa wanita tersebut akan dilakukan rapid test," tandasnya.

Khairil mengaku belum mengetahui riwayat perjalanan maupun kontak yang telah dilakukan yang bersangkutan. Menurutnya, petugas masih melakukan penanganan.

"Kami imbau warga tetap tenang dan melakukan berbagai anjuran yang telah disampaikan pemerintah, yakni phsycal distancing, jangan keluar rumah, dan jaga kebersihan," tutupnya. (sya/raja)

KOMENTAR