--> Bupati Paluta Keluarkan Edaran Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Covid-19 | suluh sumatera

Bupati Paluta Keluarkan Edaran Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Covid-19

Bagikan:

Bupati Paluta Keluarkan Edaran Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Covid-19


GUNUNG TUA

suluhsumatera : Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), Andar Amin Harahap mengeluarkan surat edaran tentang kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) lanjutan di wilayah Kab. Paluta, Jumat (29/05/2020).

Surat Edaran Bupati Paluta dengan No.: 420/2638/2020 tersebut ditujukan Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Satuan Pendidikan di wilayah Pemkab Paluta. 

Edaran tersebut menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia No. 4 tahun 2020 tanggal 24 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Selanjutnya Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemdikbud RI No.: 15 tahun 2020 tanggal 18 Mei 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar di Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Dalam surat edaran disebutkan, proses Belajar Dari Rumah (BDR) masih tetap dilaksanakan dari 2 Juni-13 Juni 2020 pada Jenjang PAUD, SD, dan SMP di Lingkup Dinas Pendidikan Pemkab Paluta, dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut:

  • Belajar dari rumah melalui pembelajaran daring (melalui saluran e-learning yang disediakan oleh Kemendikbud RI) dan/atau pembelajaran luring, dengan memberikan modul (berupa selebaran atau informasi) yang akan dipelajari oleh siswa di rumah dan pemberian tugas secara logis, tanpa membebani siswa secara berlebihan.
  • Orangtua siswa diharapkan melakukan pendampingan atas aktivitas Belajar Dari Rumah dan melaksanakan koordinasi dengan pihak satuan pendidikan atau guru, dalam hal penyampaian materi/lembar kerja siswa selama kurun waktu tersebut.
  • Kepala sekolah diinstruksikan memantau pemberian materi modul/lembar kerja yang akan diberikan oleh guru kepada siswa dan menjadwalkan tugas piket secara bergilir di satuan pendidikan, untuk membantu koordinasi yang lebih baik dengan siswa/orangtua siswa dan melaksanakan evaluasi setiap minggunya.
  • Selain itu, kepala sekolah diinstruksikan untuk memantau pemberian materi ujian semester genap tahun pelajaran 2019/2020.
  • Bagi siswa SD kelas 1-5 dan SMP Kelas 7-8 tetap dilaksanakan peroses belajar mengajar sesuai dengan kalender pendidikan tahun pelajaran 2019/2020 wilayah Tabagsel, pada 15-20 Juni 2020 dengan prinsip dikerjakan di rumah (take home test) dan jadwal yang disesuaikan oleh masing-masing satuan pendidikan serta pengumpulan tugas dilaksanakan secara kolektif sampai dengan penerimaan tapir pada 27 Juni 2020 dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan melalui prinsip social/physical distancing.
  • Sedangkan untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Paluta No.: 421.3/1588/PSMP/2020 tentang PPDB di Lingkungan Satuan Pendidikan Dinas Pendidikan Paluta tahun pelajaran 2020/2021 dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut:
  1. Penerimaan Peserta Didik Baru dapat dilaksanakan dengan Sistem Daring (melalui website atau whatsapp) atau sistim luring dengan pendaftaran langsung ke satuan pendidikan dengan melaksanakan protokol kesehatan melalui pronsip social/phsycal disatncing.
  2. PPDB untuk jenjang PAUD/SD/SMP berlangsung dari 08 Juni-10 Juli 2020, dengan rentang waktu yang cukup lama, diharapkan tidak terjadi pengumpulan massa dan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
  3. Hari Pertama Sekolah direncanakan dimulai 13 Juli 2020, sesuai kalender pendidikan serta menunggu penetapan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait kondisi dimaksud.
  4. Untuk pengumuman kelulusan SMP akan dilaksanakan, pada 05 Juni 2020 serta SD akan dilaksanakan pada 15 Juni 2020. 
  5. Sedangkan pengumuman kelulusan dapat dilaksanakan satuan pendidikan melalui papan informasi sekolah atau mengirimkan surat kepada siswa dan orangtua siswa untuk menghindari kerumunan dan menjaga ketertiban pada masa penyebaran Covid-19.
  6. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dapat digunakan untuk pengadaan barang sesuai kebutuhan sekolah, termasuk untuk membiayai keperluan dalam pencegahan pandemi Covid-19 seperti, penyediaan alat kebersihan, hand sanitizer, disinfectant, dan masker bagi warga sekolah. (raja)

KOMENTAR