--> Curiga Ada yang Intip Saat Berhubungan Intim di Dalam Kamar, Pasutri Ini Tuntut Pihak Hotel | suluh sumatera

Curiga Ada yang Intip Saat Berhubungan Intim di Dalam Kamar, Pasutri Ini Tuntut Pihak Hotel

Bagikan:

Di pagi hari pada tanggal 11 September 2019, Nathan mendapati lubang intip di pintu kamarnya sudah copot dan jatuh ke lantai di bagian luar kamarnya.

Ilustrasi
suluhsumatera - Pasangan suami istri di Amerika Serikat menuntut hotel tempat mereka menginap. Mereka curiga sudah diintip dan direkam saat sedang berhubungan badan.

Nathan dan Christina Parks (35) mengajukan tuntutan hukum terhadap Double Tree by Hilton, hotel tempat mereka menginap di kota Denver, AS. Pasalnya, mereka curiga sudah diintip dan direkam diam-diam saat berhubungan seks di kamar hotel tersebut.

Dihim dari beberapa sumber, Jumat (22/5/2020), cerita bermula ketika pasangan suami istri tersebut menginap di Hotel Double Tree by Hilton di kawasan Stapleton, Denver pada bulan September 2019 silam.

Di pagi hari pada tanggal 11 September 2019, Nathan mendapati lubang intip di pintu kamarnya sudah copot dan jatuh ke lantai di bagian luar kamarnya.

"Ketika saya membuka pintu kamar dan melihat dari luar, saya bisa melihat ada bekas wajah seseorang dan sidik jari menempel di pintu. Jelas ada orang yang mengintip ke kamar kami," kata Nathan, seperti dikutip dari Fox News.

Sang istri, Christina pun takut ada orang yang sudah mengintip mereka pada malam sebelumnya. Dia juga takut oknum tersebut sudah merekam mereka saat berhubungan seks secara diam-diam.

"Mereka mungkin sudah merekam momen intim kami bersama atau saat kami sedang telanjang bulat di kamar," imbuh Christina.



Namun tuduhan pasangan suami istri tersebut ditolak mentah-mentah oleh pihak hotel. Menurut pihak Double Tree by Hilton, tidak ditemukan adanya bukti bahwa pasangan tersebut sudah diintip oleh orang lain.

"Setelah review komprehensif di bulan September 2019, termasuk memutar ulang rekaman CCTV, kami tidak menemukan adanya bukti dari tuduhan pasangan itu bahwa mereka telah diikuti sampai ke kamar atau diintip oleh pihak ketiga," ungkap juru bicara pihak Double Tree by Hilton.

Pihak hotel mengaku sangat terbuka untuk investigasi dari pihak kepolisian. Karena keamanan dan keselamatan para tamu hotel adalah prioritas utama mereka.

"Kami sangat senang untuk bekerja sama dengan investigasi polisi. Tapi karena sekarang sudah berhubungan dengan hukum, kami menunggu untuk penyampaian bukti-bukti di depan pengadilan," pungkas pihak hotel.

KOMENTAR