--> Jelang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumut, Satpol PP Pastikan Kesiapan | suluh sumatera

Jelang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumut, Satpol PP Pastikan Kesiapan

Bagikan:

Jelang Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumut, Satpol PP Pastikan Kesiapan


MEDAN


suluhsumatera : Menjelang pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru pada masa pendemi Covid-19 di Sumut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut bersama Satpol PP kabupaten/kota se-Sumut pastikan kesiapan mendukung, termasuk menyosialisasikan dan mengawal pelaksanaannya di tengah masyarakat.


Hal itu terungkap dalam rapat secara virtual yang dilaksanakan Satpol PP Sumut bersama Satpol PP kabupaten/kota, yang dipimpin Kasat Pol PP Sumut Suriadi Bahar, kemarin.


Suriadi Bahar menyampaikan, Adaptasi Kebiasaan Baru adalah sesuatu kebiasaan baru dalam tatanan pembudayaan norma–norma baru. 


Menurutnya, ada aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh semua masyarakat dalam pelaksanaannya, sebab pandemi Covid-19 belum dianggap selesai.


"Namun, adaptasi kebiasaan baru tidak menjadi legalisasi untuk kita kembali keluyuran, nongkrong, kongkow-kongkow seperti sebelum pandemi Covid-19 menjadi bencana internasional dan nasional," ungkap Suriadi.


Dijelaskannya, diksi adaptasi kebiasaan baru bermakna dimulainya tatanan budaya baru dan interaksi antara warga masyarakat yang bergeser polanya menjadi terkontrol oleh protokol kesehatan, pendisiplinan diri dan lingkungan. 


Juga kata dia, dipahami sebagai langkah percepatan penanganan Covid-19 dalam bidang kesehatan, sosial dan ekonomi.


"Skenario normal baru berdasarkan pertimbangan kesiapan daerah dan hasil riset epidemologis di wilayah terkait. Adaptasi kebiasaan baru sebagai tindakan produktif namun tetap memastikan aman dari penularan virus Corona," paparnya.


Penerapan adaptasi kebiasaan baru, menurut Suriadi, nantinya bersamaan dengan pendisiplinan protokoler kesehatan yang dikawal jajaran Satpol PP serta dibantu oleh Polri dan TNI. 


Selanjutnya sebut dia, tatanan normal baru dikatakan efektif apabila dapat mematuhi aturan prokoler tersebut, sehingga akan diperluas jika dinilai efektif.


"Perlu keterpaduan dari masing-masing OPD yang ada di daerah bersama Satpol PP dalam melakukan kegiatan sosialisasi, edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan terkhusus di tempat-tempat keramaian seperti Pusat Pasar Tradisional dan Pasar Modern," harapnya.


Hal tersebut mendapat tanggapan positif dari Satpol PP kabupaten/kota antara lain, dari Kota Medan menyampaikan, Kota Medan dalam menerapkan adaptasi dan kebiasaan baru dimasa Pandemi Covid-19 telah melakukan sosialisasi dan edukasi di tengah-tengah masyarakat terkhusus di tempat kerumunan warga.


Senada juga disampaikan dari Kab. Toba. Disampaikan telah dilaksanakan razia persuasif atau razia berkeliling dalam rangka persiapan primer menuju adaptasi kehidupan baru ke tempat-tempat ibadah, pasar tradisional dan tempat wisata. 


Juga akan melakukan razia masker ke tempat-tempat keramaian yang ada di Kab. Toba dengan menggunakan sepeda (Goes Bersama Satuan Pol PP) sekaligus meningkatkan imun tubuh personel Satpol PP agar terhindar dari Covid-19. (*)

KOMENTAR