--> Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto Apresiasi Keberhasilan Program Jaga Kampung Polda Riau | suluh sumatera

Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto Apresiasi Keberhasilan Program Jaga Kampung Polda Riau

Bagikan:

Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto Apresiasi Keberhasilan Program Jaga Kampung Polda Riau


ROKAN HILIR

suluhsumatera : Kabaharkam Polri, Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, SH, MH dan rombongan Baharkam Mabes Polri blusukan ke pelosok kampung Balai Raja, Kec. Bagan Sinembah, Kab. Rokan Hilir (Rohil), Riau, Rabu (26/08/2020), pada kunjungan hari kedua di Bumi Lancang Kuning, Riau.

Jenderal bintang tiga jebolan Akpol tahun 1989 ini meninjau langsung kawasan yang menjadi lokasi program Kampung Tangguh Nusantara yang ditindaklanjuti sesuai kearifan lokal dengan nama "Jaga Kampung Polda Riau" di Kec. Balai Jaya, Kab. Rohil.

Program Jaga Kampung yang digagas Polda Riau sejak dua bulan lalu inilah yang menjadi sasaran blusukan Komjen. Agus bersama rombongan, diantaranya turut hadir Kakorsabhara, Kakorpolairud, Kakorbinmas, Dirsamapta Korsabhara, Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri serta didampingi Kapolda Riau Irjen. Agung Setya Imam Effendi, SH, SIK, MSI, Gubernur Drs. H. Syamsuar, Danrem 031 Brigjen TNI Moch Syech Ismed , Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka serta Danlanal Kolonel Laut (P) Himawan, Ketua LAM Datuk H. Al Azhar dan segenap Forkopimda Rohil.

Di lahan seluas 8 hektare yang berlokasi di kawasan perkebunan kelapa sawit di Kec. Balai Jaya, yang merupkan landasan pesawat terbang yang tidak terpakai tersebut, menjadi pilihan untuk penerapan Program Jaga Kampung Polda Riau di Kab. Rohil. 

Lahan tersebut kini diberdayakan oleh Kelompok Tani Sastra Parahita Bhayangkara, yang diasuh Bhabinkamtibmas Brigadir Marbun, sehingga lahan menjadi produktif dan menghasilkan pendapatan bagi masyarakat.

Tidak hanya ikut memetik berbagai jenis tanaman siap panen di lahan tersebut, Komjen. Agus bersama rombongan juga melakukan penanaman jagung hitam, yang merupakan varietas unggul. 

Juga melakukan penaburan 15 ribu ekor bibit ikan nila, kemudian melepas pemberian bantuan sosial masyarakat terdampak Covid-19, dengan jumlah 6.250 paket serta pemberian lima mesin pertamini bagi usaha masyarakat, yang diberikan melalui kepala desa, Bhabinkhamtibmas, dan Babinsa.

Komjen. Agus memuji atas apa yang sudah dilakukan oleh Kapolda Riau, Irjen. Agung Setya Imam Effendi dengan membuat program Jaga Kampung, yang merupakan penjabaran Program Kampung Tangguh Nusantara yang digaungkan Polri.

"Ini sangat luar biasa, saya sampaikan terima kasih kepada Kapolda Riau dan jajaran serta Forkopimda. Mudah-mudahan dari yang digagas ini menjadi motivasi, sehingga kita bisa berdiri di kaki sendiri, makin produktif serta ketahanan pangan bisa tercapai, mendorong masyarakat berpartisipasi aktif," ucapnya penuh semangat.

Komjen. Agus berharap, program Jaga Kampung yang bertujuan untuk ketahanan pangan tersebut terus digulirkan sebagai program jangka panjang, mengingat Provinsi Riau merupakan daerah strategis. 

Apa lagi dimasa sekarang kondisi negara masih dalam ancaman pandemi Covid-19, yang dampaknya begitu luas termasuk dampak pada perekonomian masyarakat.

"Kita ingin masyarakat bisa terus produktif, di tengah pandemi Covid-19, dengan tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari virus tersebut. Dengan program ini, ketahanan pangan terjaga dan kebutuhan masyarakat bisa terwujud," tegas mantan Kapolda Sumatera Utara tersebut.

Kapolda Riau, Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, DH, DIK, MSI turut menjelaskan, saat ini ada 130 Polsek yang tersebar di seluruh jajaran Polda Riau sudah menjalankan Program Jaga Kampung tersebut. 

Masing-masing Polsek kata dia, memiliki lahan minimal seluas 2 hektare untuk difungsikan oleh petani binaan dalam memberdayakan lahan dengan tanaman produktif. 

Sebagiannya bahkan sudah melakukan panen raya, seperti halnya di Kec. Balai Jaya, Kab. Rohil, ini.

"Ada 130 Polsek di jajaran Polda Riau menggelorakan program Jaga Kampung ini. Kita ingin wujudkan ketahanan pangan. Dengan dukungan pemerintah daerah, semua bergandengan tangan dalam program ketahanan pangan dan alhamdulillah belum ada kendala. Tujuan kita, masyarakat cukup pangan, sehat kampungnya, kuat masyarakatnya," terang Agung.

Kesuksesan program Jaga Kampung Polda Riau tersebut juga turut diapresiasi Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar yang mengaku telah melihat secara langsung selama ini, bahwa petani merasakan dampak positifnya.

"Program ini benar-benar dimanfaatkan petani, harapan nanti usaha ketahanan pangan masyarakat bisa meningkatkan ekonomi. Kita bekerja keras meningkatkan ketahanan pangan, kita harap Jaga Kampung diteruskan masyarakat lain," harapnya. (yan/ril)

KOMENTAR