--> Resedivis Program Asimilasi di Asahan Roboh Ditembak Polisi | suluh sumatera

Resedivis Program Asimilasi di Asahan Roboh Ditembak Polisi

Bagikan:

Resedivis Program Asimilasi di Asahan Roboh Ditembak Polisi


KISARAN

suluhsumatera : Seorang resedivis kasus pencurian sepeda motor berinisual SHO, 36 warga Dusun I, Kel. Bagan Asahan Baru, Kec. Tanjungbalai, Kab. Asahan, yang baru saja menghirup udara bebas melalui program asimilasi, roboh setelah timah panas petugas kepolisian bersarang di betis sebelah kirinya.

Dia ditembak petugas karena berusaha melawan saat diitangkap. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, SHO harus kembali merasakan dinginnya terali besi Polsek Air Joman, Kamis (20/08/2020).

Informasi yang diperoleh wartawan menyebutkan, pemuda yang baru bebas dari Lapas Labuhan Ruku, Kab. Batubara itu, kembali membuat ulah, mencuri sepeda motor Honda Vario milik warga Air Joman.

Kanit Reskrim Polsek Air Joman, Ipda. HP. Siburian yang ditemui, Jumat (21/08/2020), di Mapolsek Air Joman menyebutkan, penangkapan itu berawal dari adanya laporan seorang warga, pada 1 Agustus 2020.

Korban mengadu baru saja kehilangan satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam BK2429VBO dari depan rumahnya.

"Saat kami lakukan penyelidikan di lapangan, dengan melihat hasil rekaman CCTV, modus pelaku mengambil motor Vario korban dengan menukar motor yang sebelumnya dikuasainya, yaitu Vega," ujar Siburian.

Berdasarkab keterangan tersangka kepada petugas, tindakan menukar sepeda motor itu dilakukan, karena melihat sepeda motor Honda Vario terparkir dengan kondisi kunci kontak menempel di kendaraan.

Apa lagi, sepeda motor Yamaha Vega warna BK2170QAA yang awalnya dikemudikan tersangka, juga diperoleh dengan cara mencurinya dari rumah seorang warga di kawasan Kec. Air Batu, pada Mei 2020 silam.

"Mungkin karena ada melihat motor Vario terparkir di rumah korban dengan posisi kunci lengket. Pelaku langsung menukar motor Vega yang dipakainya itu dengan dengan motor Vario," ungkap Siburian.

Dikatakan, awalnya polisi mencurigai pemilik Yamaha Vega yang ditukar tersangka sebagai pelaku dalam kasus ini, justru akhirnya diketahui turut sebagai korban pencurian juga.

Sebab kata dia, sepeda motor Yamaha Vega itu hilang saat diparkirkan pemiliknya di teras rumah. Informasi itu di dapat setelah pihaknya berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Air Batu.

"Awalnya kami curiga bahwa pemilik sepeda motor Vega dicurigai sebagai pelaku, ternyata setelah berkoordinasi dengan Polsek Air Batu. Malah pemiliknya merupakan orang baik-baik dan justru juga menjadi korban pencurian," paparnya.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mendapati sepeda motor Honda Vario milik korban dikuasai tersangka, yang kemudian dilakukan penangkapan.

"Begitu tertangkap, diakui tersangka bahwa dia pelaku pencuri sepeda motor Vario yang ditukar dengan sepeda motor Vega. Tujuannya hanya untuk memiliki kendaraan," sebut Siburian.

Sementara, tersangka Heri saat ditemui di Mapolsek Air Joman mengakui perbuatannya. Ia juga mengaku pernah melakukan pencurian satu unit Hp android dari rumah di kawasan Air Joman Baru. (dri)

KOMENTAR