--> Cabang Kaligrafi Dekorasi Paling Diminati Penunjung di MTQ ke 37 Sumut | suluh sumatera

Cabang Kaligrafi Dekorasi Paling Diminati Penunjung di MTQ ke 37 Sumut

Bagikan:

Cabang Kaligrafi Dekorasi Paling Diminati Penunjung di MTQ ke 37 Sumut



TEBING TINGGI


suluhsumatera : Arena MTQ ke 37 tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Kota Tebing Tinggi terus dipadati pengunjung, sejak dibuka Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, Sabtu lalu.


Salah satu cabang yang paling digemari pengunjung, yakni Cabang Kaligrafi Dekorasi. 


Kondisi itu terlihat dari banyaknya pengunjung menyaksikan lomba Cabang Kaligrafi Dekorasi, Minggu (06/09/2020), di Anjungan Sri Mersing, Lapangan Merdeka, Kota Tebing Tinggi.


Bahkan pengunjung memadati area lomba untuk menyaksikan dari dekat karya seni kafilah-kafilah MTQ ke-37 Sumut. 


Keindahan kaligrafi karya para peserta berhasil membuat kagum para pengunjung yang seolah tidak ingin beranjak.


"Hasilnya cantik-cantik semua jadi pingin foto, mengabadikannya biar jadi kenang-kenangan. Melihat yang begini mudah-mudahan anak saya terinspirasi melihat dekorasi-dekorasi ini. Dekorasi salah satu cabang favorit kami," kata Muhammad Yazid, yang datang bersama keluarganya.


Cabang Dekorasi MTQ kali ini diikuti 24 kafilah putra dan 24 kafilah putri. Para kafilah diberi waktu 6 jam 30 menit untuk menyelesaikan karya mereka. 


Salah seorang peserta Ronaldo Al Faroby mengatakan, waktu yang diberikan cukup, namun kebanyakan peserta memanfaatkan kelebihan waktu untuk memperindah karya mereka.


"Sebenarnya waktunya cukup, empat setengah jam saya sebenarnya sudah selesai, tetapi karena ada waktu lebih jadi menambahkan hiasan lagi. Rata-rata teman-teman yang lain juga seperti itu memaksimalkan waktu. Kalau pada perlombaan lainnya bahkan diberikan waktu 8 jam," kata Ronaldo.


Peserta lainnya, Nurfaizah mengatakan, bagian yang cukup sulit adalah mendapatkan warna hasil percampuran dari berbagai warna. 


Karena peserta dituntut untuk menyajikan banyak warna, menurutnya perlu ekstra hati-hati dalam pencampuran warna.


"Mencampur warna itu agak kompleks karena kita memang harus memberikan banyak warna, kalau bisa hingga 20 warna. Warna yang cukup sulit itu warna-warna gelap, karena bila berlebih akan sulit dibedakan dengan warna gelap lainnya. Yang sulit lainnya itu garis-garis kecil melengkung, harus sangat hati-hati," kata Nurfaizah.


Untuk Cabang Kaligrafi Dekorasi sendiri hanya dilakukan satu hari saja, hasilnya diumumkan, Senin (07/09/2020).


Namun, menurut Panitia Lomba Cabang Dekorasi, Yasin Deprasong, perlombaan untuk cabang kaligrafi yang akan lebih banyak menarik perhatian pengunjung adalah kontemporer.


"Karya-karya peserta akan langsung dinilai oleh dewan juri dan hasilnya langsung diumumkan besok. Ini memang salah satu cabang yang menarik banyak perhatian karena hasilnya indah-indah, tetapi besok untuk cabang Kontemporer saya rasa akan lebih banyak pengunjung yang tertarik karena keindahannya luar biasa," imbuh Yasin.


Selain Kaligrafi Dekorasi di lokasi dan waktu yang bersamaan, juga dilangsungkan perlombaan Kaligrafi Naskah dan Tilawah Remaja. 


Pengumuman cabang Naskah juga akan dilakukan, Senin (07/09/2020), sedangkan untuk Tilawah Remaja babak final akan dilakukan, Rabu (09/09/2020) malam. (*)

KOMENTAR