--> Ngeri, Lehernya Diterkam Saat Mandi di Sungai, Bocah 13 Tahun Balas Gigitan Buaya | suluh sumatera

Ngeri, Lehernya Diterkam Saat Mandi di Sungai, Bocah 13 Tahun Balas Gigitan Buaya

Bagikan:

Seorang siswa SMP berinisial AN (14) di Kota Bontang memiliki nyali besar karena dirinya nekat melawan buaya.


Suluhsumatera -
Siapapun pasti akan takut jika sedang bertemu dengan buaya. Terlebih jika kita berhadapan dengan binatang buas itu di dalam air. Untuk bisa menyelamatkan diri saja akan teramat sulit, bisa-bisa nyawa kita jadi taruhannya.

Namun, seorang siswa SMP berinisial AN (14) di Kota Bontang memiliki nyali besar karena dirinya nekat melawan buaya.

Seperti dilansir Suara.com, peristiwa ini bermula ketika remaja tanggung itu sedang berenang bersama dua rekannya di muara, Kampung Mandar, Kelurahan Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara pada Kamis (17/9/2020) sekira pukul 17.30 WITA.

Bhabinkamtibmas Loktuan Aipda, Ahmad Bajuri mengungkapkan saat sedang asyik berenang, buaya itu tiba-tiba menerkam leher bocah tersebut. Bukannya panik, AN malah melakukan perlawanan dengan binatang penguasa sungai tersebut.

“Saat sedang berenang, tiba-tiba leher AN disambar buaya muara,” katanya.

Menurutnya, AN ketika itu langsung melayangkan beberapa kali pukulan tepat di kepala buaya itu hingga akhirnya hewan buas itu melepas korban.

"Nah waktu pinggangnya digigit, dia pukul kepala buayanya, akhirnya lepas," ungkap Bajuri.

Melihat AN sedang mempertahankan diri, kedua rekannya kemudian bergegas meminta pertolongan.

Mereka mencari perahu kecil untuk membawa korban ke darat.

"Mereka berenangnya itu di kedalaman dua meter, memang di sana sering banyak yang berenang," imbuhnya.

Setelah bisa dievakuasi oleh rekannya, AN lalu dilarikan ke Rumah Sakit Pupuk Kaltim (RS. PKT) untuk mendapatkan perawatan medis. Bocah laki-laki itu mengalami luka serius di perut bagian kiri

Bajuri pun tak menampik jika masih ada beberapa buaya yang berkeliaran di sekitar Perairan Loktuan.

KOMENTAR