--> Korban Puting Beliung di Deli Serdang Dapat Santunan dari Gubernur | suluh sumatera

Korban Puting Beliung di Deli Serdang Dapat Santunan dari Gubernur

Bagikan:

Korban Puting Beliung di Deli Serdang Dapat Santunan dari Gubernur



DELI SERDANG


suluhsumatera : Korban angin puting beliung di Jalan Datuk Kabu, Pasar III Tembung, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Jumat (18/09/2020), dikunjungi Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi.


Gubernur dalam kunjungan itu memberikan bantuan 115 paket Sembako kepada para korban.


Hujan disertai angin puting beliung, pada Selasa (15/09/2020) lalu, telah mengakibatkan 330 unit rumah mengalami kerusakan di Deli Serdang, dengan rincian Percut Sei Tuan 115 unit, Tanjung Morawa 18 unit, Batang Kuis 37 unit, Hamparan Perak 149 unit, dan Sunggal 11 unit.


Gubernur menyerahkan langsung bantuan paket Sembako kepada dua kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan dihantam angin puting beliung. 


Rumah keduanya masing-masing mengalami kerusakan pada bagian atap rumah, bahkan sebagian terbang terbawa angin.


Selain itu, juga diberikan bantuan secara simbolis kepada 4 kecamatan lain di Deli Serdang yang terdampak angin puting beliung, yakni Kec. Tanjung Morawa, Kec. Sunggal, Kec. Batang Kuis, dan Kec. Hamparan Perak.


Kepada para camat yang menerima bantuan simbolis, Gubernur mengharapkan agar dapat segera disampaikan langsung kepada rakyat, sehingga rakyat dapat menggunakannya secepat mungkin. 


"Pesan saya hanya satu, tolong sampaikan segera ke rakyat, karena rakyat membutuhkannya saat ini," kata Edy.


Selain itu, Gubernur juga mengharapkan agar organisasi masyarakat ikut membantu memperbaiki rumah yang rusak, sehingga bisa segera ditempati dengan layak oleh keluarga terdampak. 


"Ormas ini, tolong bantu perbaiki rumah yang rusak, biar cepat pulih lagi seperti awal," ujarnya kepada organisasi masyarakat yang turut hadir pada kesempatan itu.


Zulkifli, warga Pasar III Tembung yang rumahnya terdampak menceritakan bagaimana rumahnya rusak akibat angin puting beliung. 


Katanya, terjadi hujan lebat beserta angin kencang pada Selasa lalu. Namun tidak ada satu pun keluarganya yang terluka akibat peristiwa itu. 


"Kan hujan sore itu, bukan hanya atap yang terbang, rangka-rangkanya juga ikut terbang," kenang Zulkilfi. (*)

KOMENTAR