--> Tekan Penyebaran Covid-19, Pemprov Sumut Didorong Sinergi dengan Muhammadiyah | suluh sumatera

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemprov Sumut Didorong Sinergi dengan Muhammadiyah

Bagikan:

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemprov Sumut Didorong Sinergi dengan Muhammadiyah



MEDAN


suluhsumatera : Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Utara (Sumut) didorong untuk bersinergi dengan Pemprov Sumut, guna menekan angka penyebaran pandemi Covid-19 di daerah ini.


Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy saat memberikan informasi terkini tentang perkembangan Covid-19 di Indonesia, kepada para Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten/Kota se-Sumut di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Jalan Kapten Mukhtar Basri, Medan, kemarin.


"Saya tadi malam menyempatkan diri berkeliling di Kota Medan. Saya lihat kesadaran masyarakat untuk memakai masker masih rendah di Medan ini. Padahal ibarat Salat, memakai masker itu adalah wudu-nya. Maka tiada guna kita lakukan pencegahan penyebaran Covid-19, bila memakai masker saja tidak mau. Mohonlah kegiatan memakai masker terus digalakkan. Kalau bisa bersinergilah antara Pemprov Sumut dengan Muhammadiyah," ujarnya.


Muhadjir mengatakan, gerakan mengajak orang lain untuk memakai masker merupakan bagian dari amar makruf nahi mungkar (menegakkan yang benar dan melarang yang salah). 


Apalagi kata dia, sejak awal awal Covid-19, Muhammadiyah sudah membentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC).


"Namun untuk saat ini yang paling penting, ajak untuk masker saja dulu. Gerakan Aisyiyah untuk menggunakan masker, sebab itu sudah merupakan bagian dari amar makruf nahi mungkar. Kalau kita memakai masker, maka dapat menurunkan angka suspek," terangnya.


Pada kesempatan tersebut, Muhadjir menyerahkan bantuan dari BNPB kepada RS Muhammadiyah berupa satu ventilator dan 40.000 masker untuk UMSU.


"Ini bukan karena saya orang Muhammadiyah membantu RS Muhammadiyah, tapi rumah sakit lain juga sudah kita bantu, karena dalam memimpin tidak boleh memilah milih. Setelah ini, saya yakin beberapa tahun ke depan RS Muhammadiyah akan berkembang lagi atau pindah ke lokasi yang lebih luas lagi, sehingga dapat membantu banyak orang," ujarnya.


Sekdaprov Sumut, R. Sabrina menyampaikan, Pemprov menyambut baik harapan Menko, Muhadjir tentang sinergi dengan Muhammadiyah dalam penanganan pandemi Covid-19. 


Karena sebut dia, sejak awal Pemprov Sumut memang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengatasi panyebaran Covid-19 di daerah ini.


"Sama-sama kita ketahui bahwa organisasi Muhammadiyah itu strukturnya lengkap mulai dari ranting. Tidak hanya itu, Muhammadiyah juga punya Aisyiyah dan amal usaha lainnya, serta mereka juga sudah membentuk MCCC. Jadi sangat cocok bila bersinergi dengan Pemprov Sumut," ujar Sabrina.


Dia juga menegaskan bahwa sinergi dengan Muhammadiyah sesuai dengan imbauan Gubernur Edy Rahmayadi untuk turut serta mengajak masyarakat dalam upaya menekan meningkatnya penyebaran pandemi Covid-19.


"Pak Gubernur mengimbau kepada kita untuk membuat jaringan seluas-luasnya, baik itu dengan tokoh-tokoh agama, lembaga keagaman dan segenap komponen yang ada di masyarakat, guna melakukan sosialisasi hingga bergabung menjadi relawan untuk tenaga kesehatan," jelasnya.


Rektor UMSU, Agussani yang memfasilitasi pertemuan tersebut mengatakan, UMSU yang merupakan salah satu amal usaha dari Muhammadiyah akan siap bersinergi dan mendukung penuh apa yang dibutuhkan oleh pemerintah.


"Kita prihatin terhadap apa yang terjadi di Kepulauan Nias yang awalnya zona hijau, kini telah berubah menjadi zona merah. Bersama pemerintah kita akan siap membantu Kepulauan Nias," tandasnya. (*)

KOMENTAR