--> KPU Labuhanbatu Fasilitasi APD 9.369 Petugas TPS | suluh sumatera

KPU Labuhanbatu Fasilitasi APD 9.369 Petugas TPS

Bagikan:

KPU Labuhanbatu Fasilitasi APD 9.369 Petugas TPS


LABUHANBATU


suluhsumatera : KPU Labuhanbatu memfasilitasi alat pelindung diri (APD) untuk petugas tempat pemungutan suara (TPS) di Pilkada tahun 2020.


Sebanyak 9.369 petugas TPS dibekali APD sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.


Ketua KPU Labuhanbatu, Wahyudi, Senin (26/10/2020) malam menjelaskan, APD tersebut akan dipergunakan 9.369 petugas diantaranya 7.427 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan 2.122 pengaman/ketertiban TPS.


"Sesuai standar protokoler kesehatan akan pelaksanaan tahapan Pilkada masa pandemi, maka kita sediakan kebutuhan semua petugas TPS, baik penyelenggara pemungutan dan penghitungan suara maupun tim ketertiban," kata Wahyudi kepada wartawan.


Pada 9 Desember mendatang, dalam pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS, 7 orang petugas KPPS akan mengenakan sarung tangan, masker, alat pelindung wajah, begitu juga halnya petugas ketertiban.


Selain itu, juga ada standar protokol kesehatan di lokasi TPS dengan menyediakan sarana pencuci tangan, handsanitizer, penyemprotan lokasi TPS disaat waktu-waktu tertentu. 


Peserta juga akan diberikan sarung tangan dan diwajibkan mengenakan masker saat memasuki areal pencoblosan.


Menurut Ketua KPU, penyediaan fasilitas tersebut sesuai kesiapan pihaknya dalam pelaksanaan Pilkada tanpa menjadi klaster baru sebaran pandemi yang kini telah mengganggu kesehatan maupun perekonomian itu.


Pihaknya terus berusaha melakukan upaya pencegahan jumlah sebaran, terlebih pada pesta rakyat kali ini, diantaranya tetap memberikan pemahaman kepada penyelenggara disemua tingkatan agar mengedepankan prokes dalam bertugas.


"Kita semua penyelenggara siap perang dengan Covid-19. Masuknya kenormalan baru, akan dijadikan sebagai upaya pencegahan sebaran. Ayo jadikan penyelenggara sebagai garda pencegah sebaran pandemi ini," ujarnya.(zain)

KOMENTAR