--> Lagu Kesan di Matamu Relatable dengan Generasi Milenial | suluh sumatera

Lagu Kesan di Matamu Relatable dengan Generasi Milenial

Bagikan:

Lagu Kesan di Matamu Relatable dengan Generasi Milenial

Adiba, Penyanyi Indonesia. Foto: suluhsumatera/istimewa.


JAKARTA


suluhsumatera : Adiba, penyanyi cantik dan molek asal Kota Surabaya dipercaya untuk merilis ulang lagu Kesan di Matamu. 


Menyanyikan lagi masterpiece dari Chossypratama yang pernah dipopularkan oleh Chrisye, jadi tantangan tersendiri bagi Adiba. 


Berbekal workshop, dari tanggal 27-29 September 2020 di studio Promidi Audio Indonesia, Jakarta, Adiba sukses menjalani proses rekaman vokal lagu tersebut.


Selain Chossypratama yang langsung sebagai pemain keyboard, garapan musik lagu Kesan di Matamu yang dinyanyikan Adiba juga melibatkan beberapa musisi andal, seperti Wanda Omar (bass), Danny Robertus (violin), Aubrey Victoria Pratama (string arranger), Steven Mandala (electric guitar), dan Glennpratama (accoustic guitar).


Adiba, Selasa (06/10/2020) mengatakan, yang pertama, ia harus bener-bener paham atas pesan lagu Kesan di Matamu dan menjadi diri sendiri saat membawakan lagu ini.


"Mulai dari cara bercerita, cara bernyanyi, hingga cara penyampaian lagunya. Memang ngga terlepas dari tantangan, apalagi almarhum Chrisye adalah sosok musisi panutan dan inspirasi yang luar biasa," ungkapnya.


"Ada ide-ide baru yang selalu muncul saat proses rekaman berlangsung. Serius, rasanya kayak selalu ada hal baru yang bisa di-input dalam lagu ini. Sebenernya ide tersebut ngga ada habisnya. Sampai pada akhirnya kita mendapatkan hasil karya yang diimpikan," kata Adiba.


Ia juga mengatakan, lagu ini sangat relatable. Kesan di Matamu ini punya kisah yang biasa dirasakan dan dialami generasi milenial saat ini. 


"Meskipun ceritanya gampang relate sama kehidupan kita, lagu ini tetap membawa kesan indah dan terkesan murni. Dari kata-katanya hingga ke melodi yang ada dalam lagu ini. Ditambah dengan versi baru yang aku bawain, sengaja dikemas modern, aku harap bisa lebih nyambung sama para pendengarnya di masa sekarang," paparnya.


Seperti dikatakan Adiba, ia berusaha memahami dan merasakan makna, kisah, dan pesan dalam lagu Kesan di Matamu. Sedikit demi sedikit ia berusaha untuk menyatukan kisah pribadi serta perasaannya dengan lagu tersebut.


Sebelum memutuskan diri untuk fokus menekuni karir di dunia musik, Adiba dikenal sebagai seorang story teller, yang telah banyak mengukir prestasi di tingkat nasional. Kemampuan ini juga jadi modal baginya untuk bisa lebih masuk dalam cerita sebuah lagu. 


Baginya, seorang story teller harus bisa membuat perasaan para pendengarnya selaras dengan cerita yang disampaikan. Sama halnya dengan bernyanyi yang menyampaikan rasa dan cerita lewat lagunya.


Adiba, Penyanyi Indonesia. Foto: suluhsumatera/istimewa.


Adiba juga mengatakan, keluarganya sangat menyukai musik dan lagu era dahulu, baik anggota keluarganya yang hidup di era tersebut, maupun yang usianya tidak jauh beda darinya. 


Lingkungan tersebut membuatnya terbiasa mendengarkan lagu-lagu yang cukup berat, dan bisa dibilang "tidak nyambung" dengan teman-teman seumurannya.


Menyenangi karya lagu dari grup K-Pop, BTS, turut jadi inspirasi bagi Adiba dalam bernyanyi. Cara mereka menyampaikan pesan dalam karya musik sangat inspiratif dan berhasil menyentuh hati para pendengarnya. 


Adiba selalu tanamkan cara tersebut saat bernyanyi dan bermusik, menyampaikan pesan lewat karyanya dengan sepenuh hati.


"Lagu Kesan di Matamu yang aku nyanyiin akan dirilis di digital music platforms, stasiun radio seluruh Indonesia, dan langsung mengadakan radio visit di beberapa kota di Jawa Timur pada awal November 2020. Untuk syuting videoklipnya akan dilakukan di Jawa Timur pada akhir bulan Oktober ini," tuturnya. (sya/ril)

KOMENTAR