--> Petani Jagung Sulit Memasarkan Hasil di Ujung Batu Paluta | suluh sumatera

Petani Jagung Sulit Memasarkan Hasil di Ujung Batu Paluta

Bagikan:

Petani Jagung Sulit Memasarkan Hasil di Ujung Batu Paluta


UJUNG BATU


suluhsumatera : Ditengah pandemi Covid-19 yang tidak kunjung diketahui kapan akan berakhir, pekebun di Desa Ujung Batu Jae, Kec. Ujung Batu, Kab. Padang Lawas Utara (Paluta), banting setir kembali menjadi petani palawija.


Seperti yang dilakukan Panangaran Hasibuan, 25 dengan orangtuanya warga Desa Ujung Batu Jae, ketika ditemui suluhsumatera, Minggu (25/10/2020), di lahan pertanian yang ditanaminya dengan tanaman jagung jenis berondong (zea mays var).


Dikatakan, sejak mewabahnya Covid-19 di Tanah Air yang yang mengganggu berbagai sendi perekonomian masyarakat, warga desanya cukup banyak yang beralih menjadikan pertanian, menanam jagung sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


"Sejak adanya Corona ini sebagian warga desa mulai menanam jagung untuk untuk menambah penghasilan sehari-hari," ungkap Panangaran. 


Selain jagung katanya, sayur-mayur seperti kacang panjang, terung, kangkung, pepaya buah, dan sayuran lainnya, menjadi andalan yang ditanami warga desa. 


Menurutnya petani petani di desanya berupaya sendiri mencari bibit dan melakukan perawatan tanpa pembinaan maupun penyuluhan dari pihak UPTD Pertanian Ujung Batu.


Disebutkan, hasil pertanian tersebut sulit untuk dipasarkan, sehingga katanya sebagian petani sekaligus menjadi pengecer hasil pertaniannya untuk dijajakan sampai ke luar kecamatan.


"Kendalanya kami harus mencari bibit yang baik dan melakukan perawatan tanaman sekaligus memasarkan hasilnya tanpa bimbingan dari UPTD Pertanian yang ada di kecamatan," ujarnya.


Dia pun berharap kepada pemerintah agar memperhatikan petani-petani kecil yang ada di desanya. Menurutnya, jika ada pembinaan dari dinas terkait masyarakat akan memperoleh hasil yang baik.


Kepala UPTD Pertanian Ujung Batu, Harmoko Tanjung mengatakan, telah melakukan pemetaan lahan lahan pertanian selanjutnya diteruskan pada Dinas Pertanian.


Namun katanya, belum ada tindak lanjut dari dinas terkait. 


"Penyuluh pertanian dari kecamatan telah memberikan petunjuk dan cara kerja tani yang baik dan dianggap penting untuk petani di wilayah Kec. Ujung Batu serta kita buat laporannya ke dinas," tandasnya. (raja)

KOMENTAR