--> Seorang Lagi Pencari Jamur di Areal Kebun PTPP Lonsum SRE Ditemukan Meninggal Dunia | suluh sumatera

Seorang Lagi Pencari Jamur di Areal Kebun PTPP Lonsum SRE Ditemukan Meninggal Dunia

Bagikan:

Seorang Lagi Pencari Jamur di Areal Kebun PTPP Lonsum SRE Ditemukan Meninggal Dunia


KOTAPINANG

suluhsumatera : Setelah sehari sebelumnya seorang pencari jamur, yakni Wagiem, 57 warga Dusun Blok Songo, Desa Sisumut, Kec. Kotapinang, Kab. Labusel, ditemukan meninggal dunia di pinggir parit di areal kebun PTPP Lonsum Sei Rumbia Estate (SRE), Desa Perkebunan Sei Rumbia, Kec. Kotapinang.


Pada Senin (9/11) sore, Yatini, 56 teman Wagiem mencari jamur yang juga warga Dusun Blok Songo, Desa Sisumut, ditemukan meninggal dunia di dalam parit di areal kebun perusahaan tersebut.


Jasad Yatini ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan mayat Wagiem, sekira pukul 17.30 WIB. 


Jasad tersebut ditemukan tersangkut di batang kayu di aliran parit oleh tim BPBD Pemkab Labusel bersama kepolisian dan warga.


Informasi yang dihimpun wartawan, Selasa (10/11/2020), Wagiem dan Yatini, pada Minggu (8/11/2020), mencari jamur di areal perkebunan kelapa sawit PTPP Lonsum SRE.


Diduga, saat dalam perjalanan pulang di tengah guyuran hujan deras, kedua wanita paruh baya itu terseret arus parit yang debitnya sedang meningkat.


Jasad Wagiem ditemukan, pada Minggu (8/11/2020) sore, oleh Khairul Bahri yang sedang menggembala lembu di areal tersebut.


Pada hari yang sama, suami Yatini, Junaidi Purba memberi tahu kepada masyarakat sekitar, bahwa istrinya sebelumnya pergi bersama Wagiem untuk mecari jamur. Namun, hingga malam, belum pulang dan tidak ada kabar sama sekali.


Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Senin siang, pencarian dilakukan oleh tim BPBD Pemkab Labusel bersama kepolisian dan warga setempat. 


Sekira pukul 17.30 WIB, Yatini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran parit tersebut.


"Sudah ditemukan kemarin sore, oleh tim. Setelah dievakuasi jasad korban dibawa ke RSUD Kotapinang untuk visum. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata Kapolsekta Kotapinang, Kompol. Semeon Sembiring, Selasa (10/11/2020). (*/sya)

KOMENTAR