--> Warga Rohil Ini Ditembaki Pakai Air Softgun di Rumahnya | suluh sumatera

Warga Rohil Ini Ditembaki Pakai Air Softgun di Rumahnya

Bagikan:

Warga Rohil Ini Ditembaki Pakai Air Softgun di Rumahnya


TANJUNG MEDAN

suluhsumatera : Ardianto, 41 warga Dusun Sungai Kuning, Kepenghuluan Sei Tapah, Kec Tanjung Medan, Kab. Rokan Hilir (Rohil), Riau, ditembaki dua pria menggunakan air softgun di rumanya, Senin (9/11/2020).


Tidak terima atas perbuatan pelaku, korban akhirnya melaporkan peristiwa yang dialaminya ke polisi, Jumat (20/11/2020).


Informasi yang berhasil dihimpun dari Mapolsek Pujud menyebutkan, terjadinya penembakan terhadap pelapor tersebut, pada Senin (09/11/2020) lalu, tepatnya di rumah korban di Dusun Sungai Kuning, Kepenghuluan Sei Tapah, Kec. Tanjung Medan.


Dikatakan Kapolsek, berdasarkan keterangan dari pelapor, penembakan itu bermula sekira pukul 14.00 WIB, yang pada saat itu pelapor sedang berada di rumah sendirian.



"Kemudian pelapor mendengar suara sepeda motor berhenti di belakang rumahnya dan tiba-tiba pintu dapur rumahnya terbuka secara paksa. Pelapor melihat masuk dua orang yang dikenalnya yakni, K dan F. Menurut keterangan pelapor, K membawa senjata jenis air softgun warna hitam dan langsung menodongkan ke arah pelapor," kata Kapolsek berdasarkan keterangan korban.


Lanjut pria yang juga akrab disapa Baim itu, korban langsung mencoba merebut senjata pelaku, namun tidak berhasil dan hanya berhasil memegang tangan pelaku.


"Dan pada saat itu juga terlapor K menembak korban secara brutal, sehingga peluru air softgun tersebut mengenai dada, kepala, daun telinga, leher, dan lengan tangan sebelah kanan pelapor," ujar Baim.


Kemudian korban mengatakan kepada polisi bahwa pelaku yang berinisial F berkata kepada K untuk terus menembaki korban. Usai menembak pelapor, setelah itu kedua terlapor melarikan diri.


Tidak berapa lama, istri korban, yakni Farida datang ke tempat kejadian perkara yang diikuti warga sekitar dan membawa pelapor ke Klinik Dewi yang berada tidak jauh dari kampung tersebut, guna membantu pelapor untuk mendapatkan pertolongan medis.


"Akibat penganiayaan yang dilakukan kedua terlapor, pelapor mengalami luka atau bocor di kepala dan ada luka memar di leher, dada, lengan sebelah kanan. Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pujud guna proses lebih lanjut," tandas Baim. (yan)

KOMENTAR