--> Cekcok Mulut, Anak Tusuk Ayah Kandung di Rohil | suluh sumatera

Cekcok Mulut, Anak Tusuk Ayah Kandung di Rohil

Bagikan:

Cekcok Mulut, Anak Tusuk Ayah Kandung di Rohil


PASIR LIMAU KAPAS


suluhsumatera : Berawal dari cekcok mulut hingga terjadi perkelahian, seorang anak bernama Sam alias Joko, menusukkan pisau cutter ke tubuh ayahnya, BH, 44 di Jalan Budi Utama, Kepenghuluan Sungai Daun, Kec. Pasir Limau Kapas, Kab. Rokan Hilir (Rohil), Riau, tepatnya di teras depan rumah yang ditempati korban, Jumat (18/12/2020) sore lalu.


Pelaku akhirnya diringkus Tim Opsnal Polsek Panipahan, Sabtu (19/12/2020).


Sam diringkus Tim Opsnal yang dipimpin langsung Kapolsek Panipahan, Iptu. Boy Setiawan, SAP, MSi beserta dengan Kanit Reskrim, Aipda. Mujiono bersama empat personel Opsnal Polsek Panipahan atas laporan NBS, 38, yang tidak terima suaminya dianiaya oleh Sam.


Kapolres Rohil, AKBP. Nurhadi Ismanto, SH, SIK melalui Kasubbag Humas, AKP. Juliandi, SH saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terhadap tersangka kasus Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Wilkum Polsek Panipahan tersebut.


"Pada Jumat 18 Desember 2020 sekira pukul  18.00 WIB, korban bersama dengan anak kandungnya sedang duduk di dalam rumah yang mereka tempati, sedangkan istrinya, NBS berada di dapur. Ketika itu terjadilah percekcokan mulut, lalu BH mengusir anaknya Sam. Kemudian Sam pun berlari keluar rumah, melihat anaknya berlari, BH pun mengejar," ungkapnya.


Rupanya, saat keluar Sam mengambil pisau cutter gagang warna biru yang terletak di teras rumah dan kembali berlari ke halman rumah korban, sehingga terjadilah perkelahian.


Anaknya itu kemudian menusukkan pisau cutter yang dibawa tersebut ke bagian perut dan dada ayahnya sebanyak dua kali.


Ketika mengalami luka tusuk, BH langsung meminta tolong kepada istrinya, NBS. NBS pun berlari dari dapur ke arah depan rumah untuk melihat suaminya.


Atas Kejadian tersebut korban mengalami luka tusuk di bagian perut dan dada, lalu dibawa ke RSUD di Bagan Siapi-api dan istri korban, NBS melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Panipahan.


Kurang lebih 2 jam perjalan sekira pukul 06.00 WIB, polisi tiba di TKP dan tidak berapa lama berhasil menangkap pelaku. (yan)

KOMENTAR