--> Walikota Padangsidimpuan Panen Raya Padi di Desa Partihaman Saroha | suluh sumatera

Walikota Padangsidimpuan Panen Raya Padi di Desa Partihaman Saroha

Bagikan:

Walikota Padangsidimpuan Panen Raya Padi di Desa Partihaman Saroha


PADANGSIDIMPUAN


suluhsumatera : Walikota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution ikut panen raya padi di Desa Partihaman Saroha, Kec. Padangsidimpuan Hutaimbaru, kemarin.


Desa Partihaman Saroha memang dikenal dengan masyarakat yang mata pencahariannya bersumber dari pertanian.


Padi sawah, salak, dan tanaman karet merupakan komoditas unggulan di Desa Partihaman Saroha.


Walikota Irsan Efendi Nasution menyebut, luas lahan sawah yang mencapai 40 hektare di Desa Partihaman Saroha milik masyarakat merupakan aset sangat berharga untuk mempertahankan lumbung padi di Kota Padangsidimpuan.


Sebagai kota, Padangsidimpuan mampu mencukupi kebutuhan beras dalam daerah dan panen raya padi sangat bagus untuk mencukupi ketahanan pangan daerah di masa Pandemi Covid-19.


Irsan juga meminta agar masyarakat senantiasa mempertahankan lahan persawahan tanpa mengalihfungsikan kebentuk bangunan.


Beliau menyebut telah menyiapkan draft Ranperda tentang Pertanian Berkelanjutan dan hal-hal yang mengatur alihfungsi lahan persawahan.


"Ranperda tersebut diharapkan mampu mempertahankan areal persawahan dan perkebunan yang tersisa di Kota Padangsidimpuan," ungkapnya.


Walikota bersama Ketua DPRD, Kapolres, Kajari melakukan panen perdana padi secara manual untuk menghitung estimasi hasil panen padi.


Selain itu, tampak Walikota Irsan Efendi Nasution mencoba Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Mesin Pemanen Padi (Combine Harvester).


Walikota berharap agar petani dengan didampingi penyuluh pertanian bisa mengandalkan teknologi pertanian.


Ia juga mengajak petani untuk mencoba varietas baru yang lebih unggul dan memungkinkan lebih banyak menghasilkan produksi.


Untuk diketahui hasil produktivitas panen raya komoditas padi di Partihaman Saroha sebanyak 8 ton/hektare.


Irsan juga berharap, kedepan petani bisa lebih meningkatkan produktivitas dengan mengembangkan teknologi pertanian.


"Kalau kali ini kita panen 8 ton/hektare, panen selanjutnya kita berharap bisa 12 ton/hektare," pungkasnya. (baginda)

KOMENTAR