--> Hujan Deras Guyur Kawasan Ibukota Nias Utara | suluh sumatera

Hujan Deras Guyur Kawasan Ibukota Nias Utara

Bagikan:

Hujan Deras Guyur Kawasan Ibukota Nias Utara


NIAS UTARA


suluhsumatera : Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Kab. Nias Utara, pada Jumat siang (7/1/2021).


Peristiwa itu mengakibatkan aktivitas warga terhenti sesaat.


Terpantau di kawasan Lotu ibukota daerah itu, aktivitas lalu lintas pada sejumlah ruas jalan protokol lumpuh, dengan jarang kendaraan yang melintas, termasuk hunian warga tampak sepi, pada siang menjelang sore itu.


Hingga berita ini dilansir, derasnya hujan masih terus terjadi. Jika berlangsung hingga senja atau malam, dikhawatirkan kawasan tersebut terendam banjir, karena minimnya infrastruktur saluran drainase.


Diperlukan kesiapsiagaan warga mencegah dampak cuaca buruk seperti hujan dengan intensitas tinggi seperti ini, agar terhindarkan dari malapetaka.


Namun, dibalik guyuran hujan tersebut, sejumlah warga mengaku lega karena hujan adalah sesuatu yang dinanti mereka yang masih memerlukan air dari langit itu sebagai berkat. 


"Betapa tidak kami anggap hujan adalah sebagai berkat Sang Pencipta, sebab kami masih kesusahan mendapatkan air bersih, melainkan hanya harus mengandalkan tampungan air hujan," tutur Tati Gea seorang warga setempat.


Diakui, keberadaan air hujan selain untuk diminum juga mereka gunakan untuk keperluan memasak dan membersihkan peralatan dapur.



Meskipun melalui Program Sumber Daya Air pada urusan pekerjaan umum dan penataan ruang Pemkab Nias Utara saat ini tengah mengelola aset sarana air bersih, namun belum maksimal hasilnya dirasakan warga, utamanya yang berdomisili pada sekitar kawasan ibukota.


Warga ini pun menyebut, seluruh pipanisasi aset tanam untuk saluran program Penyediaan Air Bersih ke hunian warga kini tidak teraliri air bersih.


Atas kondisi ini warga berpendapat perlunya pemerintah melakukan program yang memihak pada kepentingan dasar masyarakat seperti ini, sehingga kesejahteraan dan kemakmuran rakyat sebagai tujuan pembangunan nasional dapat  mereka rasakan sejajar daerah lainnya di Indonesia. (alt)

KOMENTAR