--> Muswil PKB Sumut akan Rekomendasikan Cak Imin Capres 2024 | suluh sumatera

Muswil PKB Sumut akan Rekomendasikan Cak Imin Capres 2024

Bagikan:

Muswil PKB Sumut akan Rekomendasikan Cak Imin Capres 2024

Ketua Stering Comite Muswil ke V PKB Sumut,  H. Jansen Harahap, SAg. Foto: suluhsumatera/hrp.

MEDAN

suluhsumatera : Dewan Pengurus Wilayah  Partai Kebangkitan Bangsa  (DPW PKB) Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil), pada 16-17 Januari 2021, di Hotel Miyana, Medan.


Hal itu dijelaskan Ketua Stering Comite Muswil ke V PKB Sumut,  H. Jansen Harahap dalam siaran pers, Rabu (13/1/2021).


Dijelaskan, Muswil ini adalah forum permusyawaratan tertinggi partai tingkat provinsi, yang berwenang untuk menilai Laporan Pertanggungjawaban (LPj) periode DPW PKB sebelumnya, menyusun dan membentuk kepengurusan baru serta menetapkan program kerja lima tahun ke depan.


Selain itu, juga menyampaikan sikap politik dan rekomendasi atas situasi dan kindisi  kehidupan berbangsa dan bernegara.


"Salah satu poin penting yang akan diputuskan dalam Muswil ini adalah merekomendasikan kepada DPP PKB agar DR. (HC) H. A. Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin, menjadi Calon Presiden (Capres) pada Pemilu 2024," jelas Jansen yang juga menjabat Sekretaris DPW PKB Sumut.


Ketua DPW PKB Sumut, Ance Selian menerangkan, dalam Muswil kali ini dibuka Ketua Umum DPP PKB DR. (HC) H. A. Muhaimin Iskandar secara serentak se Indonesia, melalui virtual zoom dari Kantor DPP PKB di Jakarta. 


Kegiatan itu diikuti secara langsung oleh DPC dan DPAC PKB seluruh Indonesia dari kantor masing-masing.


Sedangkan pembukaan di Sumut hadir Wakil

Ketua DPP PKB, H. Zajilul Fawaid, yang juga Wakil Ketua MPR RI mewakili ketua Umum DPP PKB.


Peserta Muswil adalah terdiri dari perwakilan DPC PKB se Sumut dan badan otonom PKB seperti Garda Bangsa. Perempuan Bangsa, LPP PKB, dan Anggota Fraksi PKB DPRD Sumut.


Dalàm pelaksanaan Muswil, telah disesuaikan dengan protokol kesehatan dan membuat jarak sesuai dengan ketentuan pemerintah.


"Para peserta Muswil diwajibkan membawà hasil Swab antigen untuk memastikàn tidak terjadi penyebaran Covid-19," pungkasnya. (hrp)


KOMENTAR