--> Bupati Tapsel Mengaku Sedih Tinggalkan Rakyat | suluh sumatera

Bupati Tapsel Mengaku Sedih Tinggalkan Rakyat

Bagikan:

Bupati Tapsel Mengaku Sedih Tinggalkan Rakyat


TAPANULI SELATAN


suluhsumatera : Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Syahrul M. Pasaribu hadiri pengajian akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) "Nurul Hidayah" Kec. Angkola Selatan, Selasa (16/02/2021). 


Hari itu, merupakan yang terakhir Syahrul menghadiri pengajian Akbar BKMT sebagai Bupati, karena persis, pada 17 Februari 2021, ia mengakhiri masa jabatan dua periode.


"Saya bersyukur kepada Allah SWT. Tidak bermaksud riya (sombong), saya kira yang melahirkan BKMT di Kab. Tapsel ini adalah saya atau kami," ujar Bupati penuh haru.


Syahrul mengenang, sebelum ada BKMT, dahulu di Kab. Tapsel, hanya ada pengajian-pengajian di tingkat desa saja, belum terkoordinir dan tidak teroganisir dengan rapi. 


Menyikapi hal itu, pada 2011 silam, Ketua BKMT Sumatera Utara (Sumut) memberinya mandat agar dapat mengonsolidasi dan mengorganisir wirid-wirid atapun pengajian-pengajian akbar yang ada di desa/kelurahan di Kab. Tapsel.


"Itulah maka dibentuk BKMT di Kab. Tapsel. Tentu, dengan tidak menghilangkan identitas masing-masing. Maka ada kalimat namanya di sini "Nurul Hidayah" Angkola Selatan. Sekarang, (BKMT) sudah terkonsolidasi dengan baik di tingkat Kab. Tapsel," jelasnya.


Untuk anggota BKMT Tapsel yang terdokumentasi dan teradministrasi dengan baik, lanjut Syahrul, lebih kurang ada 25.000 orang lebih. 


Sedangkan untuk Kec. Angkola Selatan, anggota BKMT yang terdaftar lebih kurang ada 850 orang lebih. 


Di kecamatan lain, kata Bupati, anggotanya bervariasi. Ada yang mencapai 1.500 orang, bahkan ada yang 2.000 orang.


Pada kesempatan itu, Bupati meminta agar para pengurus BKMT Taspel tetap melakukan konsolidasi organisasi secara baik. 


Saat ini, Pemkab Tapsel lewat Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), telah mencetak kartu tanda anggota (KTA) bagi para jamaah BKMT, supaya memiliki identitas resmi.


"Ada dua hal tujuan dan manfaat dari BKMT. Yang pertama, agar dari waktu ke waktu, kita dapat mendengar tausiyah dari ulama atau para ustaj kita untuk menambah ilmu agama yang muaranya iman dan taqwa kita bisa meningkat," imbuh Bupati.


Sementara, tujuan yang kedua, agar antar anggota ada forum silaturahmi melalui pengajian Akbar. 


"Karena belum tentu, jika tidak ada BKMT antar perwiridan bisa saling bertemu atau bersilaturahmi. Jika ada BKMT, pasti para anggota bisa bertemu. Sebab, BKMT mengadakan pengajian rutin sekali dalam sebulan. Bahkan, di BKMT, para anggota bisa bertukar informasi," paparnya.


Tak lupa, Syahrul mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT, sebab BKMT yang digagasnya bisa bertahan bahkan meningkat mulai dulu hingga saat ini. 


Sebelumnya, Camat Angkola Selatan, Dody Kurniawan Siregar, mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bupati Syahrul terhadap Angkola Selatan selama kurun waktu 10 tahun kepemimpinannya. 


Menurut Dody, saat ini sudah banyak perubahan yang sangat signifikan terutama di bidang infrastruktur jalan.


"Dimana, jalan merupakan akses penting dalam pergerakkan roda perekonomian di Angkola Selatan," katanya. 


Mewakili masyarakat Angkola Selatan, dia masih inginkan hubungan silaturahmi ini terus berlanjut, walau Bapak Syahrul tidak lagi menjabat sebagai Bupati Tapsel.


Pengajian Akbar BKMT Nurul Hidayah diisi dengan tausiah oleh Al Ustaj Zulfan Efendi Hasibuan. (baginda)

KOMENTAR