--> Tega! Sebelum Dibunuh, Ibu Rumah Tangga di Kebun HSJ Bilah Hilir Disetubuhi Pelaku | suluh sumatera

Tega! Sebelum Dibunuh, Ibu Rumah Tangga di Kebun HSJ Bilah Hilir Disetubuhi Pelaku

Bagikan:

Tega! Sebelum Dibunuh, Ibu Rumah Tangga di Kebun HSJ Bilah Hilir Disetubuhi Pelaku



LABUHANBATU


suluhsumatera : Pelaku pembunuh Sus, 45, Ibu Rumah Tangga (IRT) yang ditemukan meninggal bersimbah darah di rumahnya di perumahan perkebunan Blok FG PT. HSJ, Desa Sidomulyo, Kec. Bilah Hilir, Kab. Labuhanbatu, akhirnya ditangkap tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP. Parikhesit.


"Hari ini kita konferensi pers terkait pengungkapan kasus pembunuhan IRT di Labuhanbatu," ungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes. Pol. Hadi Wahyudi, Senin (18/10/2021), saat menggelar konferensi pers di Mapolda Sumut.


Dikatakan, pelaku AN alias Analisa, 30 warga Desa Sidomulyo, Kec. Bilah Hilir, Kab. Labuhanbatu, diamankan untuk dimintai keterangan sebagai saksi, pada Sabtu (16/10/2021) siang, di areal kebun kelapa sawit PT. HSJ Bilah Hilir.


Saat itu tersangka sedang bekerja di ancak sebagai pemanen buah kelapa sawit. 


"Setelah dimintai keterangan, tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan pembunuhan terhadap korban," paparnya.


Dari TKP, petugas mengamankan barang bukti sepotong baju kaos berlumuran darah milik korban, sepotong celana pendek milik korban, satu celana dalam perempuan warna abu-abu milik korban, tujuh lembar uang kertas pecahan Rp.2.000, satu tas dompet warna merah, selembar uang kertas pecahan Rp.5.000, selembar uang kertas pecahan Rp50 ribu, satu mata kalung warna kuning emas, satu bungkus rokok terdapat bercak darah.


Sementara barang bukti dari tersangka diamankan sebilah kapak bergagang besi, sepotong baju lengan panjang warna biru, sepotong celana pendek warna coklat, uang tunai Rp330 ribu, dan lain-lain.


Motif tersangka semula berniat mencuri setelah kalah berjudi untuk menutupi membayar cicilan sepeda motor. 


Lalu tersangka menyetubuhi korban, karena terangsang pada saat itu korban tidak memakai celana. 


Tersangka membacok leher korban karena marah tidak mendapat uang Rp1,5 juta yang dimintanya dari korban dan tersangka takut ketahuan karena korban dan tersangka saling kenal. (jr)

KOMENTAR