--> Polsek Batang Toru Cek Insiden Pekerja PT. AR yang Mendadak Meninggal | suluh sumatera

Polsek Batang Toru Cek Insiden Pekerja PT. AR yang Mendadak Meninggal

Bagikan:

Polsek Batang Toru Cek Insiden Pekerja PT. AR yang Mendadak Meninggal


TAPANULI SELATAN


suluhsumatera : Begitu mendengar adanya salah seorang pekerja PT. Agincourt Resource (AR) yang mendadak meninggal dunia, personel Polsek Batang Toru, Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), langsung terjun ke lokasi, pada Minggu (28/08/2022).


Diketahui, pekerja yang meninggal dunia itu adalah Dedi Wahyudi, 54 warga Kel. Mekar Jaya, Kec. Bandungan, Kab. Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.


Kapolsek Batang Toru, AKP. Tona S saat ditemui menerangkan, semula Kanit Reskrim, Iptu. R. Triharjanto menghubungi petugas piket SPKT terkait informasi dari PT. AR, tentang adanya seorang pria yang meninggal dunia di areal kerja perusahaan tambang emas tersebut.


“Diduga, korban (Dedi Wahyudi), meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya,” tutur Kapolsek.


Kemudian, lanjut Kapolsek, Kanit Reskrim bersama petugas piket SPKT mendatangi tempat kejadian dan benar bahwa telah ditemukan seorang laki-laki yang sudah meninggal dunia di Klinik PT AR. 


Di mana, asal mula kejadiannya terjadi, pada Sabtu (27/08/2022) sekira pukul 22.00 WIB.


“Saat itu, korban sedang bekerja di Look Out Workshop LID. Kemudian, korban berjalan masuk ke ruang kantor PJO. Tiba-tiba, korban terjatuh dan tergeletak di ruangan tersebut,” imbuh Kapolsek.


Selanjutnya, salah satu rekan korban, yaitu Andi Saputra Setia Pasaribu, 20 yang melihat kejadian itu, langsung membantu dan menolong korban serta menghubungi pihak Klinik PT. AR. 


Setelah dilakukan pertolongan oleh petugas Klinik PT. AR sekira pukul 23.55 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia. 


Kapolsek menerangkan, setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Batang Toru, dr. Melva yang juga disaksikan oleh petugas Klinik PT. AR, dr. Bertrand Moeis, dan karyawan lain, ditemukan fakta bahwa, muka korban normal, bagian bawah telinga membiru (biram), tangan normal.


“Kemudian, perut kembung, kaki normal, lutut normal, rambut normal, dan kepala juga normal,” tambah Kapolsek.


Meski begitu, sebut Kapolsek, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait hal tersebut. Guna kepentingan penyelidikan, pihaknya juga mengamankan beberapa benda milik korban, seperti sepotong celana jeans warna biru, sepotong baju kemeja warna kuning corak biru.


“Serta, sepotong baju kaos warna kuning dan sebuah ikat pinggang warna hitam,” pungkas Kapolsek.(baginda)

KOMENTAR