--> Brak! Mobil Dinas Milik Pemkab Labuhanbatu Tabrak Pengendara Motor, Korban Tewas | suluh sumatera

Brak! Mobil Dinas Milik Pemkab Labuhanbatu Tabrak Pengendara Motor, Korban Tewas

Bagikan:

Brak! Mobil Dinas Milik Pemkab Labuhanbatu Tabrak Pengendara Motor, Korban Tewas


LABUHANBATU


suluhsumatera : Mobil diduga milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Labuhanbatu menghantam sepeda motor (Septor) hingga menyebabkan pengendara meninggal dunia terjungkal ke dalam parit.


Peristiwa itu terjadi di Jalan Lintas Km 347 Medan-Tanjung Sarang Elang, tepatnya di Negeri Lama, Kab. Labuhanbatu, Selasa kemarin (13/9/2022).


Diketahui Parlindungan Sihite pengendara Septor Honda Suprax125 tanpa plat tersebut mengendarai motor pulang dari berjualan di Pasar Negeri Lama menuju arah Tanjung Sarang Elang.


Sesampainya di Dusun Suhu Tani, Desa Sei Tampang, Kec. Bilah Hilir, Labuhanbatu. Datang dari arah berlawanan mobil Toyota Hilux pick up Bk8285Y  milik Pemkab Labuhanbatu yang dikemudikan ZS dan menghantam Septor hingga terjungkal ke dalam parit hingga menewaskan pengendara Septor.


Informasi yang dihimpun di lokasi, mobil dinas yang menggunakan plat merah milik Pemkab Labuhanbatu melaju kencang saat cuaca dalam keaadaan hujan. Mobil itu juga sarat akan muatan, seperti membawa parabola, sepeda motor, dan perkakas lainnya.


Kemungkinan besar, mobil dinas milik Pemkab Labuhanbatu yang menggunakan plat berwana merah tersebut digunakan mengangkut barang pindahan rumah.


Kagatur Lantas Bilah Hilir, Aiptu. Budi Willy membenarkan adanya kecelakaan mobil pick up kontra sepeda motor yang menewaskan pengendara Septor tersebut.


“Korban sebelum diserahkan kepihak keluarga kita bawa di Puskesmas Negeri Lama, guna dilakukan pemeriksaan. Septor dan mobil kita bawa ke kantor Lantas, untuk sopir mobil dinas kita limpah langsung ke Polres Labuhanbatu,” sebut Budi.


Sementara itu, Kasat Lantas Polres Labuhanbatu, AKP. Rusbeny juga membenarkan peristiwa nahas tersebut, namun belum dapat memberikan keterangan secara rinci.


“Sedang ditangani proses penyidikannya,” ujarnya melalui pesan singkat, Jumat (16/9/2022).


Saat ditanya kembali, pakah telah ada yang di tetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa itu, Rusbeny belum bersedia memberikan jawaban. (azhari)

KOMENTAR